Misteri Buku Hitam si Merah Jambu

0
862
Leni Apriani

Oleh: Leni Apriani
Mahasiswa Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer GICI – BATAM

Sebagian besar kaum remaja menanti-nantikan bulan Febuari di setiap tahunnya. Warna pink pun mulai mulai menyebar dan coklat pun laris manis dijajakana. Ya, sudah menjadi semacam budaya atau kebiasaanada ceremony di bulan Pebruari yakni momen yang dirayakan oleh kaula muda di seluruh dunia untuk menyatakan kasih sayang, bahagia dan cinta di hari tersebut yang lazim disebut dengan Valentine Day. Pada hari tersebut banyak remaja yang memanfaatkannya untuk menyatakan cinta kepada pasangannya atau orang yang didambakannya. Warna pink cerah yang sangat menggoda kemudian diartikan dengan kelembutan,kasih sayang dan kebahagian, serta tak lupa ditambah dengan dengan kado-kado atau hadiah yang disertakan untuk menambah romantisme. Ada juga yang memberikan coklat dan bungga mawar merah yang cantik seakan hari tersebut sangat indah dan tak akan pernah terlupakan sepanjang hidup. Hari yang begitu sakral dan suci tersebut membuat banyak remaja tidak sabar untuk menantikannya bukan hanya itu banyak hotel dan restoran menyediakan tempat romantis untuk mendukung perayaan tersebut, bisa dibayangkan sungguh romantis bukan!.

Namun tahukah kita, di balik warna merah jambu tersebut menyimpan misteri yakni catatan kelam Valentine Day. Setiap tahunnya perayaan Valentine Day merenggut masa depan para remaja wanita, karena dalam perayaan tersebut banyak yang mengorbankan keperawananya untuk membuktikan rasa cinta dan kasih sayang untuk pasangannya dengan membuktikan serta mengorbankan harga dirinya tersebut maka terbuktilah bahwa wanita benar-benar sayang dengan pasangannya. Dan tahukah kita tentang sejarah Valentin Day yang sebenarnya yaitu dahulu kala ada seorang pemimpin katolik yang bernama Valentine bersama rekannya Santo Marius secara diam-diam menentang kebijakan pemerintahan Kaisar Claudius II (268-270 M). Tujuan kebijakan : Melarang pemuda untuk menikah supaya prajurit perangnya andal, anggapan Kaisar : Pemuda yang belum berkeluarga akan lebih baik performannya ketika berperang. Valentine tidak setuju diam-diam tetap menikahkan setiap pasangan muda-mudi secara rahasia, Claudius II dikenal sebagai penguasa yang ambisius peperangan yang diikutinya melibatkan tentara muda terbaik, mereka melupakan keluaraga untuk waktu yang lama hingga Caludius II melarang bala tentaranya untuk menikah Valentine tidak setuju & Menikahkan para tentara, lambat laun pun aksi Valentine menikahkan tentaranya tercium oleh Claudius II. Valentine di jebloskan ke penjara dan di ancam hukum mati, pasangan yang telah ia nikahkan secara diam-diam mengunjungi selnya dan memberikan bunga dan surat sebagi bentuk ucapan terimakasih mereka kemudian Valentine jatuh hati kepada anak gadis seorang sipir (penjaga penjara) sebelum ajal Valentine tiba, ia meninggalkan surat untuk gadis tersebut. Lupercusdiyakini sebagai nama lain dari Dewa Pan (Namrudz) yang menikahi Dewi Aphrodite yang melahirkan anak rupawan yang dinamakan Eros (Cupid) yang selalu membawa panah cinta, Cupid diceritakan berzina dengan ibunya, karena ibunya tertarik pada ketampanannya. Cupid ,”Biro jodoh yang bersayap”,dikenal sebagai Dewa Cinta dari Romawai.

Baca Juga :  Ekonomi Kreatif Adalah Solusi Mengatasi Pengangguran

Perayaan Lupercalia diawali dengan mengurbankan hewan,kemudia diikuti dengan ritual cambuk yang dilakukan pada perempuan muda sebagai symbol permohonan kesuburan,pada perayaan Lupercalia ,para pemuda mengundi nama gadis secara acak gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan objek hiburan. Setelah Kristen masuk ke Romawi, Perayaan Lupercalia di adopsi oleh Gereja dan di tetapkan tanggal 14 Febuari sebgai hari Valenitne, karena tidak bisa menghapus budaya pagan roma dalam merayakan Lupercalia, Paus Gelasius meresmikan hari Valentine menjadi kalender Gereja pada tahun 496 kemudian menjadi tradisi remaja hingga saat ini d berbagai negara. Puncak perayaan Valentine Day di berbagai belahan dunia Ameriaka bertukar kartu, Australia memberi bunga, Thailand lomba ciuman massal begiru pula di negara lainnya yang berujung pada pengungkapan cinta & free sex, begitu pula Negara kita Indonesia merayakan Valentine Day bisa kita liat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan kota lainnya termasuk kota Batam pada bulan Febuari ini sudah banyak hotel dan restoran yang menawarkan tempat untuk acara tersebut dengan menawarkan nuansa yang romantis serta Dinner, saling bertukar kado, memberi bunga, memberi coklat dan menyatakan cinta dengan nuansa merah jambu yang melambangkan kesucian cinta serta kasih sayang palsu berbalut nafsu, setelah itu para remaja meryakannya dengan acara Clubbing,pesta miras dan narkoba berujung Free Sex. Setelah semua itu terjadi maka dampak Free sex itu mulai muncul terjadinya hamil di luar nikah, aborsi besar-besaran yang bisa berujung maut serta hilangnya masa depan remaja wanita disebabkan perayaan Valenite day tersebut.

Baca Juga :  Mendobrak Kembali Diskriminasi Agama

Kemudian kitapun bisa meyaksikan di kota-kota di Indonesia khususnya di Batam ,dengan maraknya aborsi,buang bayi yang menjadi tranding topik baru-baru ini penyebabnya adalah free sex yang marak saat Valentine day,ini adalah momen yang mendorong terjadinya penyimpangan free sex tersebut. Pun jika disebut ada keuntungan, maka perayaan v-day tak lebih hanya sekedar mendapatkan motif ekonomi, perusahaan-perusahan bunga dan coklat meraup keuntungan yang besar. Seperti Pedagang bunga emperan bernama” Fadli mengatakan, sejak adanya tradisi Valentine Day selalu kebanjiran pembeli bunga pada tiap tahun. Pembeli pun biasanya datang dari berbagai usia,baik remaja maupun orang dewasa .Bahkan, selama ini Fadli telah memiliki puluhan pelanggan pembeli bunga, khususnya di saat Valentine. “Inikan orang mengenal hari kasih sayang yang disimbolkan dengan bunga. Karena ini hari hanya terjadi sekali dalam setahun, apa salahnya kita ambil keuntungan,” jelasnya saat berbincang di depan Alfamart Rawa Belong 4, Rawa Belong, Jakarta Barat, Jumat 13 Februari malam. Fadli menyatakan, biasanya, harga mawar per batang seharga Rp15.000. Sedang pada hari-hari khusus, seperti Valentine Day, harga mawar mencapai Rp45-Rp50.000.”Untuk satu ikat berisi 12 batang kita jual antara Rp150 ribu-200 ribu,” ujarnya.” Selain perusahaan bunga, perusahhan coklat juga mendaptkan keuntungan yang berlipat dari perayaan ini seperti Salah satu pelaku usaha yang merasakan manisnya keuntungan menjelang Valentine adalah Afifah Ma’mun, 43. Bersama rekannya, Dewi Hayu, 42, Afi merintis bisnis coklat yang dinamakan Suvenir Coklat pada 2008.Afi mengaku setiap menjelang Valentine jumlah permintaan coklat mengalami kenaikan. Peningkatan jumlah konsumen yang memesan coklat sudah dimulai sejak awal Februari. “Di luar momen Valentine, kami memproduksi 300—500 coklat per hari. Menjelang 14 Februari, produksi naik 2—3 kali lipat,” ujarnya.(http://entrepreneur.bisnis.com),kita bisa bayangkan betapa besarnya keuntungan mereka di bulan febuari ini dengan memanfaatkan hari Valentine sedangakan para remaja mendapatkan kerugian yang besar dalam hari valentine tersebut.

Maka dari pemapran diatas, baik dari sisi aktivitas, latar belakang sejarah v day, kemudian dampak yang dihasilkan maka jelas ia miliki catatan kelam!, misteri disebalik perayaan tersebut harus disampaikan kepada remaja khususnya generasi umat Islam. Islam sebagai agama yang sempurna dan paripurna jelas memiliki solusi komprehensif terkait tata pergaulan termasuk bagaimana Islam memandang perayaan Valentine Day dan kemudian unutk mengindari dampak Valentine day,telah di sebutkan dalam surah al-Maidah ayat 51.”Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setiamu, mereka satu sama lain saling melindungi. Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”. (QS : al-Maidah : 51)

Baca Juga :  Demi Apapun di Bilik Suara, Pentingkah?

Dalam hadits lain, Rasulullah menjelaskan secara umum supaya kita tidak meniru-niru orang kafir. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269]. Islam tidak menganjurkan untuk mengikuti perayaan-perayaan orang kafir termasuk V-day yang bertopengkan cinta dan kasih sayang yang nyatanya hanya menghancurkan masa depan kaum remaja, dalam islam cinta adalah fitrah setiap manusia,cinta tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia akan tetapi cinta yang di ajarkan oleh islam adalah cinta yang benar-benar murni dan cinta yang halal untuk melangsungkan kehidupan dengan cara pernikahan serta tata cara mendaptkan cinta tersebut sudah diatur oleh islam karna islam adalah rahmatan lil alamin untuk ummat yang mencakup peraturan kehidupan maupun beribadah semua di atur oleh islam,cinta yang hakiki yang di dapatkan dengan peraturan islam bukan sekedar cinta seperti digambarkan oleh cinta si merah jambu yang identik dengan cantik dan manisnya cinta tersebut bahkan melebihi itu karna cinta yang didapatkan dengan sesuai syariat islam adalah cinta yang sacra yang jauh dari maksiat yang dibalut ceremony semata, cinta itu pun suci saat dimanifestsi dalam ikatan pernikaham, bukan hanya beorientasi semata-mata hanya kepentingan nafsu dan seksual semata. Mari bersama kita selamatkan daribuku hitam dan peduli pada generasi. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here