MLC Koleksi Duplikat Cogan

0
1189
KEPALA Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga M Ishak menunjukan cogan sebagai koleksi baru MLC F-TENGKU/tanjungpinang pos

LINGGA – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga menambah cogan sebagai barang bersejarah baru di Museum Linggam Cahaya (MLC), Daik. Cogan ini ialah hasil duplikat yang dibuat oleh Disbud Lingga melalui hasil mediasi dengan pihak Museum Nasional di Jakarta.

”Kita tambah cogan sebagai koleksi baru di museum. Untuk saat ini, cogan itu belum dipajang karena masih disimpan,” kata Kepala Disbud M. Ishak, Jumat (6/7).

Meskipun bukan asli, cogan yang dimaksud tetap memiliki nilai sejarah kuat dengan Melayu. Karena cogan atau biasa disebut sirih besar ini, merupakan bagian dari regelia (tanda kerajaan) yang berperan penting dan menjadi simbol bagi kerajaan Riau Lingga, Johor dan Pahang dahulu.

Baca Juga :  Baznas Sosialisasi Zakat ke Nelayan dan Pedagang

Menurut Ishak, Daik Lingga yang sekarang menjadi kabupaten pernah dijadikan pusat pemerintahan kerajaan Melayu hampir 40 tahun lamanya.

Selain simbol legitimasi adat dan penanda bagi sultan yang memerintah, cogan menjadi kelengkapan yang penting dalam acara berarak diraja. Apabila sultan berarak, cogan itulah yang didulukan berjalan.

”Jadi selain hal tadi, kita menambah cogan sebagai koleksi baru di MLC ini juga dengan tujuan agar masyarakat mengenal bahwa benda ini pernah dipegang Engku Puteri Raja Hamidah permaisurinya Sultan Mahmud Riayat Syah (Sultan Melayu Lingga). Kini, Sultan Mahmud Riayat Syah dianugerahi Presiden RI sebagai Pahlawan Nasional tahun 2017 kemaren. Walaupun cogan ini duplikat,” ujar Ishak.

Baca Juga :  Disparpora Dirikan TIC

Ia berharap dengan adanya duplikat cogan di MLC yang merupakan museum kebanggaan masyarakat Kabupaten Lingga dapat menjadi magnit tersendiri untuk orang berkunjung ke Lingga. Sebab cogan ini hanya berada di Museum Nasional, dan sebelum di duplikat melalui izin mediasi bersama.

”Saya yakin pasti banyak yang ingin tahu bagaimana bentuknya, dan apa saja yang ditulis dicogan ini oleh banyak kalangan. Mudah-mudahan dengan adanya cogan di MLC dapat menarik kunjungan wisatan khususnya ke Lingga. Karena kalau ke museum nasional di Jakarta kan jauh, berapa pula ongkosnya. Kecuali kalau mau melihat yang asli,” imbuhnya. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here