Moda Transportasi Terganggu Musim Utara

0
667
KAPAL feri MV VOC Batavia yang melayani rute Tanjungpinang-Anambas yang menjadi andalan masyarakat pulau.F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Transportasi dari dan menuju Anambas mulai terganggu ketika musim angin Utara terjadi. Sebab, gelombang di perairan Anambas menjadi ekstrem dan gelombang tinggi disertai angin kencang.

Kondisi itu menyebabkan cuaca yang cepat berubah dari tenang menjadi angin ribut. Selain itu, curah hujan pada musim ini juga lebih besar dibandingkan dengan musim lain.

Musim angin Utara ini, membawa dampak yang kurang baik bagi masyarakat Anambas. Pasalnya, selain sering terjadi bencana baik itu banjir maupun tanah longsor serta dampak yang sangat nyata yakni menurunnya pelayanan transportasi baik laut maupun udara.

Baca Juga :  Mesin Rusak, Penumpang Batal Diberangkatkan

Untuk transportasi laut sering tertunda, khususnya pelayaran kapal feri cepat dan perintis. Pasalnya, kondisi gelombang di perairan Bintan dan perairan Anambas memasuki kategori ekstrem.

”Saya ingin kembali ke Tarempa menggunakan feri cepat. Tetapi feri cepat itu tidak diizinkan berlayar dengan pertimbangan cuaca yang mulai ekstrem,” ujar Fredi, calon penumpang Tanjungpinang menuju Tarempa, Minggu (4/2).

Fredi menerangkan, pihak feri cepat juga tidak bisa membuat keputusan mengenai waktu pelayaran Tanjungpinang-Tarempa PP. Pelayaran dilanjutkan, apabila kondisi cuaca telah dinyatakan baik serta kondusif. Biasanya, pihak perusahaan pelayaran koordinasi dengan Syahbandar untuk perizinan berlayar. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here