Modal Kunci T, Suka Nonton Film Porno

0
556
AKBP Joko Bintoro

Kasus Cabul dan Curanmor marak di Tanjungpinang

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro seakan mengirim pesan tegas kepada pelaku pencurian motor (curanmor). Berani mencuri, berarti siap dihadiahi timah panas.

Tanjungpinang – APALAGI, sejak awal tahun 2017 ini kasus pencurian sepeda motor cukup marak di Tanjungpinang. Namun, ada juga yang mengatakan, itu karena sulitnya ekonomi saat ini.

Terlepas dari itu, apa yang dilakukan para pelaku, jelas salah dan melanggar hukum. Karena itulah, polisi sudah menunjukkan sikap tegas. Sudah dua pelaku curanmor yang ditembak.

Dari data pemberitaan Tanjungpinang Pos, kasus pencurian kendaraan bermotor mulai marak terjadi di Tanjungpinang selama Januari hingga pertengahan Februari. Sudah enam kendaraan roda dua yang digaruk oleh maling.

Baru baru ini aksi kejahatan pencurian motor sedang berkeliaran dimana-mana. Banyak sekali modus-modus unik yang dilakukan pelaku curanmor saat ini. Namun, mereka biasanya menggunakan kunci T.

Di beberapa kasus, pelaku bahkan membutuhkan waktu berhari-hari untuk bisa menggondol motor korban.

Para pelaku juga memanfaatkan kelalaian pemilik kendaraan sepeda motor yang memarkir kendaraan tidak melengkapi kunci ganda dan para pelaku pencurian tidak pernah memilih tempat untuk beraksi.

Asal ada kesempatan, sikat. Padahal, aksi mereka terekam Closed Circuit Television (CCtv). Rekaman CCTv ini juga yang membuat pelaku tertangkap.

Seperti yang baru terjadi dua hari lalu. Pelaku mengambil sepeda motor yang pada saat itu kunci kendaraan tidak tercabut alias masih tergantung di sepeda motor.

Beruntung aksi pencurian itu terekam CCTv sehingga dengan sigap pihak kepolisian bisa menangkap pelaku.

Dari enam kasus curanmor yang terjadi, pihak kepolisian baru berhasil mengungkap dua kasus curanmor dengan tersangka salah satunya tewas usai menerima timah panas.

Dua kasus curanmor yang berhasil ditangkap pelakunya adalah kasus di Jalan Tambak yang terekam CCtv. Pelakunya David Prayoga (34) tewas usai menerima timah panas yang pada saat dibekuk mencoba melawan petugas dengan parang di daerah Wacopek.

Kemudian Kadirun (25) dan Rudi Sandra (26), kedua pelaku ini bereaksi di Jalan Melati, Batu 8 Atas. Pelaku menggasak motor Honda Beat BP 3491CT milik Yoso Nurhadi.

Saat penangkapan kedua pelaku ini polisi juga terpaksa melumpuhkan tersangka Kadirun dengan timah panas yang bersarang di kaki kanannya. Ia dilumpuhkan timah panas karena berusaha kabur saat diamankan petugas di Kampung Bugis, Senggarang.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengatakan, selama 2017 ada enam laporan kasus curanmor. Di bulan Januari ada empat kasus dan bulan Februari ada dua kasus. Kasus curanmor yang terungkap ada dua dengan tiga tersangka. Ketiga tersangka ini ditangkap dua hari lalu di lokasi berbeda.

”Dua diantaranya dilumpuhkan dikarenakan mencoba menyerang petugas dan berusaha kabur saat dibekuk,” sebutnya.

Kedua pelaku yang ditangkap di Kampung Bugis itu, hingga saat ini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk pengembangan apakah para pelaku merupakan sindikat atau bukan.

”Dilakukan pemeriksaan intensif terlebih dulu dan pengembangan lagi,” ungkapnya.

Dijelaskan Joko, tindakan tegas yang dilakukan pihaknya terhadap pelaku tindak kriminal khususnya curanmor sesuai dengan prosedur dalam penangan kasus.

Selain kasus curanmor, polisi menangkap enam pelaku pencabulan dan usia mereka masih muda.

Rata-rata, pelaku sering ke warnet sebelum berbuat cabut. Banyak diantara mereka yang menonton video porno.

Enam pelaku diamankan dengan enam kasus berbeda. Rata-rata korban pencabulan masih anak di bawah umur. Keenam pelaku yakni, Ms (21), FI (19), MH (20), HI (20) R (16). Kini polisi sedang menangani kasus tersebut.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here