Monitoring, Satpol Bongkar Bangunan Tak Sesuai IMB

0
491
CEK PERIZINAN: Tim Satpol PP dan BPPRD Bintan kroscek setoran pajak dan perizinan daerah, baru-baru ini. F-ISTIMEWA

BINTANBUYU – Satpol PP Bintan bersama tim BPPRD dan BPKP memonitor perizinan dan setoran wajib pajak, bagi pelaku usaha di Kecamatan Gunung Kijang, baru-baru ini. Selain itu, Satpol juga membongkar bangunan milik dua pengusaha yang tidak sesuai dengan izin, di wilayah Bintan Utara.

Kepala Kantor Satpol PP Bintan M Insan Amin menyampaikan, monitoring perizinan dan setoran pajak itu ditujukan kepada perhotelan, rumah makan, pariwisata pantai. Kegiatan bersama BPPRD Bintan ini sebagai upaya pembinaan pengawasan administrasi perizinan badan usaha terhadap para pengusaha.

Dari hasil monitoring di lapangan, badan usaha perhotelan Marjoli atas nama Miftah, ada beberapa perubahan bangunan baru. Perizinan dari perubahan itu perlu direvisi. Karena, dokumen IMB masih yang lama.

”Agar pengusaha tertib administrasi, kita arahkan agar kembali mengurus di DPMPTSP dan Naker Bintan,” jelasnya didampingi Ali Bazar, Kabid Penegakan Perda, Senin (2/10) kemarin.

Dalam kegiatan monitoring perizinan dan pajak ini, turut hadir Yuzet Kepala BPPRD Bintan. Dalam kesempatan itu, Yuzet menjelaskan tentang pembayaran pajak rumah makan sebesar 10 persen, dan pajak penginapan sesuai Perda no 1/2011 tentang pajak dan retribusi daerah.

Selain monitoring pajak dan perizinan, tim Satpol PP Bintan juga melakukan pembongkaran terhadap bangunan miliki Hariadi dan Mukhlis, di Tanjunguban Selatan, Bintan Utara. Bangunan ini tidak sesuai dengan GSB, meski sudah memiliki dokumen IMB.

Dokumen IMB atas nama Hariadi sesuai GSB 22.5 meter. Namun fakta di lapangan 11.5 meter. Sedangkan bangunan atas nama Mukhlis dalam dokumen IMB terdiri 5 pintu 3 lantai. Tetapi fakta dilapangan 6 pintu 4 lantai dan juga melanggar GSB yang seharusnya 12.5 M. Justru itu, diberikan teguran ketiga.

”Tim terpadu dari beberapa OPD sepakat, 2 bangunan tersebut dihentikan sampai ada perubahan IMB oleh kedua pemilik bangunan,” jelas Ali Bazar. (fre/aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here