Motivasi Siswa Semakin Berprestasi

0
448
Kegiatan pameran hasta karya barang bekas di SDN 009 Karimun dari Kelas 6B. f-alrion/tanjungpinang pos

SD Negeri 009 Meral, Karimun

KECIL saja. Begitu kesan yang pertama ketika tiba di Sekolah Dasar (SD) Negeri 009 Karimun.

Kendati begitu, sekolah ini tidak bisa dipandang remeh, apalagi setengah mata.

Siapa bilang sekolah kecil tidak bisa membawa prestasi besar ke sekolahnya. Sekolah yang terletak di Bukit, Tembak, Meral Kabupaten Karimun ini membuktikan bahwasanya kesungguhan dan kerja keras mampu memberikan sesuatu yang berbeda dalam kegiatan belajar-mengajar.

Hal itu sudah tercermin ketika memasuki ruang utama kantornya. Sudah tidak ada lagi celah kosong di sana. Sebab beragam piagam penghargaan sudah menempil. Di sudut lain, piala-piala berjejer-jejer. Itu semua merupakan hasil dari jerih payah bersama majelis guru dan siswa-siswa mewujudkan prestasi buat sekolah tercinta.

”Inilah sekolah kami yang sederhana. Tidak semegah bangunan sekolah yang ada di kota-kota,” ungkap Kepala SD Negeri 009 Meral, Yusniar dengan rendah hati.

Menurut guru berjilbab ini, keterbatasan dalam bangunan dan fasilitas bukan penghambat bagi siswa-siswanya berprestasi.

Justru dari situ, dibutuhkan motivasi berlebih agar siswanya berani bersaing dengan siswa lain dari kota-kota besar. Motivasi, kata Yusniar, memang adalah senjata utama memacu siswa-siswanya agar bisa semakin berani lebih berprestasi.

Itu pula, kata dia, perlu mendapat dukungan dari seluruh lini. Baik itu pemerintah, dinas pendidikan, juga paguyuban sekolah yang didukung komite sekolah. Bahu-membahu dari berbagai arah ini yang lantas, kata Yusniar, juga ikut menguatkan semangat belajar seluruh peserta didiknya dan majelis guru di sekolah.

”Ya itu kunci di balik prestasi kami. Kami tak henti-henti memotivasi guru dan siswa agar berani mengeluarkan potensi terbaiknya agar bisa lebih berprestasi,” ungkap Yusniar.

Kini siswa juga diajak untuk lebih aktif melalui kegiatan di luar kelas. Seperti drumband, taekwondo, Pramuka. Terutama bidang keagaaman, pendidikan karakter dan penyuluhan bahaya narkoba.

”Yang tidak kalah penting mengajak mereka menjaga kebersihan. Makanya kami rutin memeriksa kuku sebagai awal kebersihan pada diri siswa,” pungkas Yusniar. (alrion)

Foto : Alrion

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here