MPP Bebas dari Uang Pelicin

0
279
KETUA dan anggota Komisi VI DPR RI didampingi Wawako Btaam Amsakar Achmad, Kepala BP Batam Lukita saat meninjau pelayanan di MPP Mal Batam, Kamis (8/2). F-martua/tanjungpinang pos

DPR RI Puji Sinergi Pemko-BP Batam

Layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam mendapat pujian dari anggota Komisi VI DPR RI karena bebas pungutan liar atau pelicin. Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke MPP Batam, Kamis (8/2).

BATAM – Saat mengunjungi stan-stan di MPP, rombongan Komisi VI melakukan dialog dengan pengunjung yang mengurus perizinan. Usai kunjungan, mereka mengapresiasi keberadaan MPP yang diakui terbesar di Indonesia dari jumlah pelayanan. Mereka juga mengapresiasi sinergitas antara Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno berkunjung bersama rekan-rekannya ke MPP didampingi Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Kepala BP Batam, Lukita. Saat meninjau stan-stan pelayanan, rombongan DPR RI melakukan dialog dengan pengunjung yang melakukan pengurusan dokumen investasi.

”Kami melakukan kunjungan spesifik, khususnya ke MPP untuk melihat MPP. Kami terkesan, karena kepala BP tidak pernah cerita sudah punya MPP. Ini terbaik dalam memudahkan perizinan,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi langkah Batam yang menyediakan MPP dan diharapkan segera diresmikan Presiden RI. Kehadiran mereka juga diakui tidak lepas dari keinginan untuk mengetahui persoalan yang selama ini dinilai mengganjal, dari sinergitas Pemko dan BP Batam.

”Tapi saya lihat, sekarang di sini (MPP), Pemko dan BP sudah bersinergi,” ucapnya.

Demikian, baik Pemko dan BP diminta tidak berpuas diri dalam konteks pelayanan. Pihaknya meminta instansi yang ada di MPP, bisa menjaga konsistensi dalam pelayanan. Sehingga tanpa PP yang mengatur hubungan Pemko dan BP disebutkan, pelayanan tetap lancar di dua instansi itu.

”Saya yakin, akan keluar PP dari pemerintah, melalui Menko sebagai ketua DK untuk itu. Itu untuk menguatkan. Tapi kadang, surat keputusan tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Sekarang sudah bisa sinergis,” bebernya.

Kepuasan terlihat juga diakui dari pelayanan yang diterima masyarakat. Dimana saat DPR menanyakan tiap pengunjung di konter pelayanan, sudah baik. Selain itu, sekarang diakui warga, tidak ada pungli-pungli.

”Yang pasti, dengan (bincang) masyarakat tadi, mereka apresiasi soal pengurusan perizinan/legalitas. Saya tanya, ada nggak yang pelicin, katanya tidak ada,” sambung Teguh.

Selain di konter Pemko dan BP, konter pelayanan lain di gedung MPP juga dinilai sudah baik. Termasuk di konter pelayanan Imigrasi. Bahkan, untuk antrean pengurusan paspor tidak menggunakan sistem antrean manual. Sementara untuk perpanjangan SIM, sudah selesai dalam 5 menit, di konter pelayanan Polda Kepri.

”Perpanjangan SIM, 5 menit dengan waktu yang jelas. Jadi MPP ini menghilangkan pencaloan. MPP menghilangkan ketidakpastian,” bebernya.

Terkait kemungkinan DPR RI membantu mengalokasikan anggaran sewa MPP, Teguh menyerahkan kepada pihak-pihak terkait di MPP. Namun diakui dukungan dari APBN bisa dialokasikan karena ada instansi vertikal yang ada di MPP. Seperti Imigrasi, Kementerian Perdagangan dan lainnya. Namun BP Batam diminta untuk membantu mengajukan.

”Saya tanya alokasi anggaran, dari BP dan Pemko. Yang BP, itu dari PNBP. Agar ada alokasi yang mitra kami harapkan, silahkan diajukan. Tapi dialokasikan di APBN, harus diaberikan pelayanan maksimal,” tegasnya.

Sementara Wawako Batam, Amsakar Achmad mengatakan, Komisi VI bermitra dengan BP Batam. Namun karena pengelola MPP di Pemko Batam, maka pihaknya juga ikut mendampingi. ”Mereka datang, karena mendapat informasi, ada 30 instansi terintegrasi di MPP. Benar atau tidak, maka mereka datang berkunjung,” jelas Amsakar.

Menurut Amsakar, pihaknya sudah menyampaikan ke Komisi VI, jika dari MPP yang ada di Indonesia, di Batam yang berhasil mengintegrasikan semua institusi, dalam MPP.

”Sistem ini yang di lingkup Pemko sudah terintegrasi. Sehingga saat dokumen satu perusahaan ada di instansi yang ada di MPP, tidak perlu lagi disiapkan untuk instansi lain,” imbuh Amsakar.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here