Murid Dilarang Bawa Smartphone

0
469
PIHAK sekolah SMP Negeri 2 Tebing Karimun saat pertemuan dengan orang tua wali murid, Jumat (19/7) pekan lalu.f-alrion/tanjungpinang pos
Untuk memberikan rasa nyaman dan meminimalisir ketergantungan terhadap penggunaan smartphone. Pihak sekolah mengingatkan wali murid, agar tidak melengkapi anaknya ke sekolah dengan smartphone.

KARIMUN – ”Kemajuan teknologi memang tidak bisa dibendung. Tetapi harus diterima dan disikapi dengan baik. Ada yang bernilai positif ada bernilai negatif, tergantung kita menyikapinya bagaimana,” kata Kepala SMP Negeri 2 Tebing, Raja Hernayati, pada pertemuan antara majelis guru dengan orang tua, Jumat (19/7) pagi kemarin.

Pada kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa siswa atau murid SMP Negeri 2 Tebing tidak dibenarkan membawa smartphone ke sekolah.

Baca Juga :  Koperasi Buat Kontrak Ekspor Nenas

Jika ada sesuatu hal untuk menghubungi orang tua atau sebaliknya, dapat melalui guru atau orang tua bisa menghubungi wali kelasnya.

Siswa yang membawa smartphone ke sekolah, dikhawatirkan dapat mengganggu temannya.

Terutama, saat jam istirahat sekolah atau dikuatirkan bermain game saat jam pelajaran sedang berjalan.

”Kami tidak bisa melarang orang tua, untuk tidak memberikan anaknya smartphone. Tetapi kalau mau hendak memberi, berilah yang memang selayaknya anaknya memakai dan ditanyakan tujuan dari penggunaan smartphone tersebut. Apakah untuk mendukung proses belajar, atau hanya sekedar main game. Atau biar tidak malu sama temannya, karena tidak memiliki smartphone,” Raja Hernayati, mengingatkan orang tua wali murid.

Baca Juga :  Dukung Roro, Infrastruktur Jalan Disiapkan

Kemudian setelah diberikan, ia menyarankan wali murid tetap mengawasi penggunaan smartphone tersebut.

Termasuk teman teman anak harus tahu, ini untuk mencegah penggunaan smartphone ke hal yang tidak baik dan berdampak buruk terhadap perkembangan anak. Pesan dia lagi.

Selain itu, wali murid hendaknya tidak memberikan izin pada anak membawa sepeda motor kesekolah.

Kalau pun harus dibawa karena jarak sekolah, atau tidak adanya angkutan umum atau bus sekolah. Anak dipesankan, sudah dirumah setelah pulang jam sekolah.

Pola pendidikan di SMP Negeri 2 Karimun, menitip beratkan pada pembinaan karakter anak dan kemampuan pengetahuan tentang materi pelajaran.

Baca Juga :  Puskesmas Diminta Punya SPPL

Sehingga setelah lulus, anak menjadi anak yang berkarakter baik dan mampu bersosialisasi dengan baik ditengah masyarakat. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here