Musim Kemarau, Air Bersih Bakal Hilang

0
796
ANGGOTA DPRD Tanjungpinang saat meninjau Waduk Sei Pulai, belum lama ini. Saat ini, air baku di waduk tersebut semakin turun.F-dok/tanjungpinang pos

NATUNA – Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Yusripadi menuturkan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar krisis air bersih bisa ditanggulangi secara menyeluruh dan bersama-sama.

Mengingat memasuki musim kemarau ini, banyak warga mengeluhkan sarana air bersih yang dirasakan jauh dari standar. ”Keinginan masyarakat ini sangat penting sekali, mengingat sekarang sudah memasuki musim kemarau,” kata Ketua DPRD Natuna Yusripandi saat melaksanakan masa reses pertama tahun anggaran 2018 di Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut, Senin (19/2) kemarin.

Keinginan warga akan air bersih, lanjut Yusri, usulan masyarakat perlu adanya koordinasi dengan pemerintah daerah supaya keterbatasan air bersih bisa ditanggulangi. ”Kita segera koordinasikan dengan pemerintah daerah agar keinginan warga bisa terpenuhi secepatnya,” harapnya.

Baca Juga :  CPNS 2018 Terima SK dari Gubernur

Hasil kegiatan reses anggota DPRD ini akan dituangkan dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD dan diserahkan langsung kepada Bupati melalui Bappeda Kabupaten Natuna, sebagai bahan masukan awal penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2019.

Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi III, Harken, Babinsa dan Babinkamtibmas, serta unsur masyarakat Desa Kelanga. Sebelumnya Ketua DPRD Yusripandi memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa Kelanga, agar menyampaikan keluhan terkait kebutuhan dan fasilitas masyarakat yang saat ini masih belum tersedia.

Suhaidi ketua RT setempat menyampaikan keluhannya. Mewakili warga yang ada, ia meminta agar krisis keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga bisa teratasi.

Baca Juga :  Warga Hinterland Minta Listrik

”Kami di Desa Kelanga masih kekurangan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga saat ini. Kebanyakan masyarakat di sini masih menggunakan sumur. Saya berharap kepada DPRD agar air bersih bisa mengalir ke rumah-rumah warga,” katanya.

Suhaidi meminta agar dibangun gedung sarana pendidikan TK (taman kanak-kanak) yang saat ini masih kekurangan agar segera dibantu.

”Gedung TK hanya satu ruangan, setiap tahunnya anak-anak yang mendaftar selalu meningkat, tidak mungkin TK menolaknya biarpun gedung tersebut sudah tidak memiliki ruangan lagi, ini juga saya mohon bantuannya agar DPRD membantu kekurangan tersebut,” pintanya.

Baca Juga :  DPR Nilai Isdianto Pejabat Cerdas

Krisis air tak hanya mengancam Natuna, namun Tanjungpinang juga mulai kekeringan. Waduk utama yang melayani warga Tanjungpinang uakni Waduk Sei Pulai mulai mengering. (hrd/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here