Muskot, PSSI Tanjungpinang Tunggu Kebijakan Asprov

0
431
RME Mansur Razak

Tanjungpinang – PENGURUS Askot PSSI Tanjungpinang merespon positif, terhadap keinginan klub-klub di Tanjungpinang, dalam meningkatkan prestasi sepak bola. Dari internal PSSI Tanjungpinang sendiri, bersedia untuk menggelar musyawarah kota (Muskot). Tapi, Muskot itu masih menunggu kebijakan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kepri.

Ketua Askot PSSI Tanjungpinang, RME Mansur Razak menjelaskan, kepengurusan PSSI Tanjungpinang melaksanakan program dan tugas selama ini, sesuai dengan ketentuan PSSI pusat. Sekarang, PSSI pusat sudah ada kepemimpinan baru. Bahkan, PSSI sudah menggelar kongres tahunan, baru-baru ini.

Dalam perubahan kepengurusan PSSI pusat ini, lanjut Mansur Razak, ada beberapa perubahan dalam AD/ART PSSI. Perubahan dari PSSI pusat itu, belum ada disampaikan kepada PSSI Tanjungpinang. Hal ini tentunya lebih diketahui oleh Asprov PSSI Kepri.

”Pada prinsipnya, kami dari PSSI Kota Tanjungpinang siap menggelar Muskot, untuk pembentukan kepengurusan baru. Tapi, untuk melaksanakan Muskot itu, tentu harus sesuai ketentuan dengan AD/ART PSSI,” jelas Mansur Razak, Kamis (26/1) kemarin.

PSSI Tanjungpinang, saat ini belum ada pertemuan dengan Asprov PSSI Kepri. Baik membahas tentang ketentuan yang dibahas pada saat kongres tahunan PSSI pusat, maupun hal lain. Meski Asprov PSSI Kepri sudah mewacanakan bakal melakukan peninjauan kepengurusan, Maret mendatang.

”Kami pun siap melaksanakan Muskot PSSI Tanjungpinang, setelah ada kebijakan dan penjelasan aturan dari Asprov PSSI Kepri. Dari penjelasan itu, kan tahu seperti apa aturan di AD/ART untuk melaksanakan Muskot itu. Kami tunggu lah, kebijakan Asprov PSSI Kepri,” kata Mansur Razak.

”Yang pasti, PSSI terus mendukung dan perkembangan sepak bola di Tanjungpinang ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Asprov PSSI Kepri Marzuki menyampaikan, Asprov Kepri akan melaksanakan kongres tahunan di awal Maret 2017 mendatang, di Kota Batam. Dalam kongres tahunan itu, akan ditetapkan jadwal liga nusantara dan Suratin, tingkat provinsi.

”Dalam kongres tahunan pada awal Maret nanti, kita juga meninjau kepengurusan (exco dan pengurus harian). Termasuk untuk kabupaten/kota yang habis masa jabatannya,” ujar Marzuki, belum lama ini. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here