Nakhoda Wajib Menyalakan Lampu Navigasi

0
892
Lina Lusiana

TANJUNGUBAN – Kantor Syahbandar Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas 1 Tanjunguban mengeluarkan edaran, soal kewaspadaan kabut asap pada pelayaran laut. Edaran ini dikeluarkan, Rabu (18/9) kemarin, karena kondisi kabut asap semakin tebal dan membuat jarak pandang terbatas.

Fakhrin Riza Kepala Kantor Syahbandar UPP Kelas I Tanjunguban melalui Lina Lusiana, Kasi Kesyahbandaran menerangkan, pada edaran tersebut berisikan beberapa peringatan yang harus dipatuhi operator kapal, pemilik dan juga nakhoda.

”Nakhoda diwajibkan menyalakan lampu navigasi selama pelayaran. Dan wajib membunyikan isyarat bila dalam jarak pandang yang sangat terbatas,” jelasnya, Rabu (18/9).

Baca Juga :  Apri Minta PT Pos Door to Door

Kemudian, lanjutnya, nakhoda wajib secara intensif melakukan komunikasi dengan syahbandar via channel 14 VHF. Serta berkomunikasi dengan personel darat dalam waktu 24 jam. Kemudian, wajib mengikuti perkembangan cuaca BMKG secara online. Kemudian juga memperhatikan kecepatan kapal saat berlayar.

”Untuk semua peralatan kapal, juga harus berfungsi baik. Dan diletakkan di tempat yang mudah dijangkau,” jelasnya.

Untuk kapal roro, ia juga meminta kendaraan yang masuk dan dimuat di dalam kapal, dapat dilakukan pengikatan (lashing) sebelum kapal berlayar.

Baca Juga :  Pemkab Lanjutkan Pembangunan Lintas Timur

”Kalau jarak pandang di bawah 2 mil, kami menyarankan tidak berlayar. Karena itu sangat terbatas pandangan,” imbuhnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here