Nama Kapolres Dicatut untuk Memeras

0
627
AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengimbau kepada masyarakat jangan percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk dimintai uang atau memeras.

TANJUNGPINANG – ”Saya baru menjabat. Sudah ada kejadian pemerasan yang mengatasnamakan saya minta uang. Saya sangat menyesalkan ini karena saya tidak pernah berbuat seperti itu,” kata Ardiyanto, kemarin. Ia minta agar masyarakat berhati-hati dan mewaspadai penipuan melalui mencatut nama Kapolres untuk memeras melalui nomor rekening pribadi.

Pelaku penipuan, mengatasnamakan orang nomor satu dijajaran Polres Tanjungpinang ini, tidak tanggung-tanggung untuk meminta sejumlah uang kepada calon korban kepada pengusaha, anggota dewan, bahkan kepala dinas di Pemerintahan Kota Tanjungpinang. ”Nama saya dicatut untuk memeras. Saya meminta sejumlah uang kepada anggota dewan dan pejabat serta pengusaha. Ini modus penipuan lama,” tegasnya.

Menurutnya, akibat penipuan itu, Jumat kemarin, sudah 20 orang baik itu dari anggota dewan, pengusaha yang ditelepon oleh pelaku penipuan. Tidak hanya, para pejabat dan pengusaha saja yang di hubungi melalui pesan singkat dan telepon seluler, Kapolres sendiri juga ditelepon oleh penipu tersebut. ”Saya tadi pagi juga ditelpon. Dia (penipu) katakan kalau dia mengaku-ngaku sebagai Kapolres Tanjungpinang. Tetapi setelah saya katakan saya Kapolres langsung dimatiin hapenya sama penipu itu,” jelasnya.

Kata dia, saat ini pihaknya terus melacak keberadaan nomor hape yang digunakan untuk menipu di cyber Polri untuk ditindaklanjuti. Penipuan seperti ini, sangat meresahkan masyarakat Tanjungpinang dan juga dapat merusak citra Polri. ”Kita tidak akan tinggal diam. Sampai saat ini kita masih melacak keberadaan penipu tersebut,” sebutnya.

Kapolres kembali mengimbau, kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang, waspada terhadap penipuan melalui telepon maupun sms yang mengatasnamakan Kapolres atau orang lainnya. Warga juga tidak mudah percaya dengan adanya telepon gelap. ”Jika mendapatkan sms atau telepon dari siapapun yang catut nama saya bisa menghubungi polsek-polsek terdekat. Penipuan ini sudah marak dan kita harus tangkap pelakunya,” ujarnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here