Nantikan Penampilan Gubernur dan Presiden

0
603
BERPUISI: Penyair muda Kepri saat tampil berpuisi di malam puncak Hari Puisi Indonesia di Kepri, baru-baru ini. f-istimewa

Malam ini, panggung penyair fbk 2017 digelar

Rabu (18/10) malam ini beragam syair puisi akan dimulai dalam event Panggung Penyair yang merupakan rangkaian Festival Bahari Kepri (FBK) 2017 di Gedung Daerah Tepilaut, Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – PULUHAN penyair terkemuka akan mengguncang panggung. Mereka membawakan beragam puisi tentang Sungai Carang yang dulunya merupakan pusat niaga antarbangsa. Bahkan, Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri dipastikan hadir. Ia akan berkolaborasi dengan penyair Kepri, Riau dan penyair muda Tanjungpinang.

Sutardji Calzoum Bachri telah tiba di Tanjungpinang dari Jakarta, Selasa (17/10) melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, kemarin siang. Ia langsung dijemput penanggungjawab acara Panggung Penyair, Teja Alhabd dari Bandara RHF. Kemudian Sutardji Calzoum Bachri Bachri menikmati makan siang di Kedai Kopi Sekanak, Tanjungunggat.

Teja Alhabd mengatakan, mereka sudah menyepakati bakal menyajikan sebuah kolaborasi apik juga epik puisi-puisi bertemakan Gelegak Muara Sungai Carang.

Baca Juga :  Atlet Renang Hiu Perkasa Uji Coba Renang 15 Km

Sutardji Calzoum Bachri yang akrab disapa Bung Tardji ini, lahir di Rengat, Indragiri Hulu, pada tanggal 24 Juni 1941. Sutardji C.Bachri merupakan putra dari pasangan Mohammad Bachri yang berasal dari Prembun, Kutoarjo, Jawa Tengah dan May Calzum yang berasal dari Tembilahan, Riau. Sutardji merupakan anak kelima dari sebelas bersaudara. Sutardji Calzoum Bachri adalah pujangga Indonesia terkemuka. Ia diberi gelar sebagai ‘Presiden Penyair Indonesia’.

Bung Tardji dikenal sebagai sastrawan pelopor puisi kontemporer. Ia mengemukakan, “dalam Puisi saya, saya bebaskan kata-kata dari tradisi lapuk yang membelenggunya seperti kamus dan penjajahan seperti moral kata yang dibebankan masyarakat pada kata tertentu dengan dianggap kotor serta penjajahan gramatika. Bila kata dibebaskan, kreativitas pun dimungkinkan’.

Karena kata-kata menciptakan dirinya sendiri, bermain dengan dirinya sendiri, dan menentukan kemauan dirinya sendiri. Pendadakan kreatif bisa timbul, karena kata yang biasanya dianggap berfungsi sebagai penyalur pengertian tiba-tiba karena kebebasannya bisa menyungsang terhadap fungsinya”.

Baca Juga :  Kemenkes Tambah Dokter Spesialis di Kepri

Maka timbullah hal-hal yang tidak terduga sebelumnya, yang kreatif. Kata-kata inilah yang diungkapkan Sutardji Calzoum Bahri pada dalam kredo puisinya yang terkenal pada tanggal 30 Maret 1973.

Kekontemporeran karya Sutardji Calzoum Bachri semakin dipertegas dengan perkataanya selanjutnya, yaitu, ”Dalam Puisi saya, kata-kata, saya biarkan bebas dalam gairahnya karena telah menemukan kebebasan, kata-kata meloncat-loncat dan menari-nari di atas kertas.

Kemudian, mabuk dan menelanjangi dirinya sendiri, mundar-mandir dan berkali-kali menunjukkan muka dan belakangnya yang mungkin sama atau tak sama, membelah dirinya dengan bebas, menyatukan dirinya sendiri dengan yang lain untuk memperkuat dirinya.

Dan, membalik dan menyungsangkan dirinya sendiri dengan bebas, saling bertentangan satu sama lainnya karena mereka bebas berbuat semaunya atau bila perlu membunuh dirinya sendiri untuk menunjukkan dirinya menolak dan berontak terhadap pengertian yang dibebankan kepadanya.

Baca Juga :  Pemda dan Korem 033/WP Matangkan Program Cetak Sawah

Pria hebat yang sampai diberi gelar Presiden penyair Indonesia ini akan tampil di depan masyarakat Kepri malam ini. Jangan sampai dilewatkan momen bersejarah ini.

Kata Dato Teja, saat panggung penyair nanti digelar, ia berharap wali kota dan bupati di Kepri harus tampil di atas panggung. Sutardji Calzoum Bachri akan memberikan penampilan terbaik di hadapan Gubernur Kepri dan kepala daerah lainnya.

”Kita lihat bagaimana panasnya panggung penyair bila wali kota dan bupati se-Kepri bisa tampil bersama-sama di atas panggung. Ini akan semakin memeriahkan acara,” bebernya. (Abas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here