Napi ‘Setir’ Peredaran Narkoba

0
642

BATAM – Polda Kepri melakukan pemusnahan sabu sekitar 1.302 gram atau sekitar 1,3 Kg, Rabu (26/7). Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan, pemusnahan dilakukan terhadap sabu hasil tangkapan, 20 Juni 2017 di Batam Centre.

Dijelaskan Erlangga yang saat itu didampingi Wadir Resnarkoba Polda Kepri, pemusnahan disaksikan Perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan BPOM. ”Itu hasil tangkapan Juni,” katanya.

Pada 20 Juni 2016, Ditresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang memiliki serta mengedarkan narkotika jenis sabu.  Pria dan wanita yang dilaporkan itu, menggunakan mobil Suzuki Ertiga warna merah. Selanjutnya, tim Polda observasi di sekitaran KDA Batam Centre. ”Dini hari 21 Juni 2017 sekira pukul 00.25 WIB didapati ciri-ciri mobil tersebut berada di lampu merah KDA Batam Centre. Kemudian langsung mengamankan mobil. Di dalam mobil didapat laki-laki dengan inisial A.H dan satu orang perempuan dengan inisial EK,” terangnya.

Baca Juga :  BP Masih Ragu Lepas ATB

Kemudian, dilakukan penggeledahan. Dari tangan EK ditemukan satu bungkus plastik hitam yang berisi sabu sebanyak 321 gram. Dari keterangan EK yaitu memperoleh sabu dari orang yang tidak dikenal di depan Alfamart Uniba Kota Batam dengan ciri-ciri badan tinggi, kurus, kulit putih, masih muda, pakai kopia, baju kemeja atas suruhan oleh R yang di tahan di Rutan kelas II A Batam. ”Setelah dilakukan pengecekan terhadap CCTV Alfamart diketahui bahwa yang menyerahkan sabu sama dengan ciri-ciri S alias IJ alias JG. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap S alias IJ alias JG dikontrakannya,” sambungnya.

Berikutnya, sekitar pukul 07.00 WIB hari itu, anggota Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan Informasi, satu orang laki-laki yang sedang membawa narkotika jenis Sabu di jalan Hang Jebat Kec Nongsa. Lalu dilakukan pendalaman terhadap informasi tersebut kemudian anggota Ditresnarkoba mendatangi tempat tersebut. ”Seorang pria yang sedang dibonceng sepeda motor ada membawa kotak es batu. Diletakkan di atas paha sebelah kanan. Ciri-ciri nya sama dengan yang diinformasikan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  BP: Batam Strategis Alih Muat di Selat Malaka

Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap inisial K yang dibonceng oleh inisial S yang sebagai tukang ojek terdapat satu bungkus plastik merek Guanyinwang, berisikan kristal bening diduga sabu. Di kantong sebelah kiri ditemukan handphone mer k Nokia type RM-1134 warna hitam milik inisial K. Kemudian dilakukan introgasi bahwa kristal bening tersebut didapat dari Inisial A.

Selanjutnya anggota Ditresnarkoba Polda Kepri menyuruh inisial K menunjukkan rumah inisial A. Setelah sampai di rumah saudara A dilakukan penggeledahan ditemukan di dalam kantong belakang sebelah kanan satu lembar KTP, di atas tempat tidur ditemukan satu unit handphone merek Nokia tipe RM-908 Warna hitam dan satu unit handphone merek Ever Cross warna putih. Dari A mendapat sabu dari seseorang di OPL. Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Resnarkoba Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut. Dari dua tangkapan itu, dimusnahkan 1.302 gram. Sebanyak 50 gram akan dikirim ke Puslabfor Polri cabang Medan. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here