Narkoba Bikin Gubernur Risau

0
707
BAHAYA NARKOBA: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengkampanyekan bahaya narkoba kepada siswa SMAN 1 Batam, Selasa (26/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

Semua Pihak Diajak Perangi Narkotika

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran dan pengguna narkoba di Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG – APARAT keamanan di Kepri, kata Nurdin, sudah berupaya optimal mencegah masuknya bahan-bahan dasar untuk narkoba. Juga masuknya narkoba dari berbagai pelabuhan tikus di wilayah ini.

”Aparat keamanan melakukan perannya, masyarakat juga dengan peran di lingkungan sendiri harus aktif mencegah dan memerangi narkoba,” kata Nurdin di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (26/9) pagi.

Nurdin tampak risau dengan cara bandar dan pengedar memangsa korban narkoba mereka. Seperti di Karimun, korbannya hingga ke para pelajar. Karena itu Nurdin meminta semua kalangan untuk peduli dengan bahaya zat perusak generasi bangsa ini. Untuk para pelajar, jangan hanya diserahkan kepada guru untuk peran itu. Orang tua juga harus ikut aktif dan peduli dengan persoalan ini.

Baca Juga :  Gubernur Ajak Pemuda Keliling Perbatasan

Demikian juga dengan masyarakat sekitar.  ”Kalau semua bersama-sama memeranginya, kita harap narkoba sudah tidak ada lagi di Kepri,” kata Nurdin.

Di lingkungan pemerintahan pun, Nurdin selalu menegaskan hal itu. Malah, untuk tahun ini, sudah dua kali dilakukan tes urine mendadak untuk para pegawai. Karena, Nurdin ingin pegawai di lingkungan Pemprov Kepri harus bebas narkoba.

Nurdin paham pasokan narkoba ke negeri ini seperti perang yang tidak tampak. Para produsen narkoba ingin merusak generasi Kepri dengan zat ini. Malah, kata Nurdin, ada saja narkoba jenis baru yang diproduksi untuk mencelakakan masyarakat.

Baca Juga :  Prajurit Lanud RHF Ikuti Cross Country

Dengan memunculkan jenis-jenis baru, mereka berupaya memasok kepada berbagai kalangan, mulai dari para pelajar hingga orang dewasa. Nurdin takut perubahan-perubahan yang dilakukan bandar narkoba bisa membuat rusak, terutama kalangan anak-anak.

Gubernur berterima kasih atas peran aktif aparat keamanan dalam mencegah dan memerangi narkoba. Apalagi Kepri berada di perbatasan. Masih ada juga pelabuhan-pelabuhan tikus untuk memasoknya.

Malah, Kepri dijadikan tempat transit untuk diedarkan ke wilayah lainnya di Indonesia. Ini terbukti dari beberapa kali penangkapan yang dilakukan aparat keamanan.

”Terima kasih kepada aparat keamanan yang sangat aktif dalam memerangi dan mencegah narkoba semakin banyak beredar di Kepri. Kita semua harus bersama-sama memeranginya,” kata Nurdin.

Baca Juga :  Kadis Harus Pasang Telinga dan Hati

Dalam berbagai kesempatan ke sekolah-sekolah, termasuk bertemu anak-anak pulau di lapangan, Nurdin selalu menyampaikan pesan bahaya narkoba. Aktif kegiatan keagamaan dan olah raga, menurut Nurdin menjadi salah satu upaya agar para pelajar tidak terlibat dengan narkoba. Termasuk juga aktif di kegiatan Gerakan Pramuka. ”Katakan tidak pada narkoba. Kalian generasi pemiliki negeri ini, jangan rusak diri dengan narkoba,” kata Nurdin.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here