Nasib Pasar Modern Ibukota Tunggu Kepres

0
567
PEDAGANG Pasar Bintancenter merapikan dagangannya seraya menunggu pembeli.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan, bahwa pasar tradisional di pusat Ibu Kota Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang sudah sangat semrawut.

Ia berharap masyarakat sabar karena anggaran pembangunan pasar itu sudah berkali-kali disampaikan ke pusat dan kini menunggu Kepres-nya. Pasar tadisional Tanjungpinang harus diganti dan diperbaharui menjadi pasar tradisional yang modern. Tidak pas jika pemerintah daerah tinggal diam melihat kondisi seperti ini.

”Saya ingin ke depan Tanjungpinang ini punya satu pasar tradisional yang moderen,” ujar Nurdin kepada Tanjungpinang Pos di Bintan Timur, kemarin.

Politikus Partai NasDem Provinsi Kepri ini, mengatakan, bahwa tekatnya ingin membangun pasar tradisional moderen di Kota Tanjungpinang sudah sering disampaikan saat bertemu Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukito.

Baca Juga :  PAD Lego Jangkar Rp 50 Miliar

Belum lama ini, dia mengaku kembali mendorong dan terus mengingatkan pemerintah pusat, untuk tidak menomor duakan Kepri dalam rangka pembangunan yang langsung menyentuh terhadap masyarakat.

”Saya berharap 2019, jadi prioritas pasar di Tanjungpinang,” tegasnya.

Hal ini disampaikan ketika dirinya kembali berkunjung ke kantor Kementerian Perdagangan RI belum lama ini. Di sana Nurdin sampaikan, bahwa pasar Tanjungpinang sudah tidak pas lagi dipertahankan. ”Pasar Tanjungpinang saat ini sudah tidak pas lagi,” tambahnya.

Nurdin sendiri menyampaikan bahwa apabila bekerja hanya duduk diam maka akan tertinggal dengan daerah lainnya. Pemerintah pusat, kata dia, kalau tidak didorong terus maka apa yang sedang dicita-cita kan kecil kemungkinan dicapai. Apalagi wilayah Indonesia ini cukup luas. ”Jadi perlu kita giring terus,” tegasnya.

Baca Juga :  BNNP Berhasil Amankan 12,2 Kg Sabu

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kepri Burhanuddin menyampaikan bahwa tekat Gubernur untuk membangunan pasar modern di Kota Tanjungpinang sudah lama dimimpikan.

Momentum pemerintah pusat akan membangun 5.000 di seluruh Indonesia pada periode 2019, Pemprov melalui Gubernur Nurdin Basirun akan terus mendorong agar pasar modern tersebut dikabulkan pemerintah pusat. ”Saat ini kita tingkat tunggu Kepresnya saja,” terang Burhanuddin.

Karena di Kemendag RI untuk biaya membangun pasar moderen yang diharapkan masyarakat Kepri tersebut tidak dianggarkan. Untuk itu, kata dia, Mendag merekomendasikan wacana tersebut di KemenPUPR.

Baca Juga :  Pensiunan PNS Dapat THR

”Kalau dipembahasan sampai tingkat Musrenbangnas, pembangunan pasar moderen ini sudah sangat disetujui, kita tinggal menunggu Kepres saja,” harap Burhanuddin. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here