Natal, Aunur Rafiq Berpesan Jaga Kerukunan

0
221
Hadirin dan jemaat yang hadir saat memberikan persembahan di acara Natal Bersama se-Kabupaten Karimun f-istimewa

Karimun – Bupati Karimun, Dr Aunur Rafiq meminta kepada semua pihak senantiasa menjaga kerukunan antarsuku, budaya, maupun umat beragama di tengah lingkungan masyarakat.

Menjalin persatuan dan kesatuan dalam rangka menciptakan Kabupaten Karimun semakin baik dan maju.

Hal ini disampaikan Aunur Rafiq saat menghadiri Natal Oikumene bersama Pemda Karimun, TNI dan Polri yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Gereja (BKSG) se-Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (27/12) malam.

Acara dihadiri umat Katolik dan Kristen Protestan serta pendeta ini, digelar di Gedung Serbaguna HKBP Resort.

Acara dimeriahkan dengan hiburan lagu-lagu rohani dari vocal group dan solo, disejalankan dengan penggalangan dana untuk korban Tsunami di Selat Sunda.

Turut hadir pada kesempatan ini sejumlah Kepala OPD Pemkab Karimun, diantaranya Kabag Kesra dan Kemasyarakatan, Irwan Dinovri dan perwakilan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun.

“Mari kita jaga Karimun dengan suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Dengan semangat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, kita songsong masa depan lebih baik. Khususnya pesta demokrasi akan datang, menjadikan kita tetap bersatu bukan berperpecah belah satu dengan lainnya. Berita-berita hoax yang beredar saat ini, tidak membuat masyarakat berpecah belah,” tambah Rafiq.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya yang berkesempatan hadir, berharap kerja sama, kontribusi dan masukan dari seluruh elemen masyarakat terkait berbagai hal.

“Kami (Polres Karimun) akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari bersama-sama kita menjaga Kabupaten Karimun tetap aman, nyaman serta kondusif. Jangan kita mau atau mudah diadu domba oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Begitu pula dengan Dandim 0317/Tbk, Letkol Inf Arm Rizal Analdie diwakili Kapten Inf Jekson Siahaan menyebutkan, setiap peristiwa relegius yang diperingati, dapat dipetik mutiara-mutiara kehidupan yang menjadi inspirasi kehidupan dan sumber motivasi. Demikian pula dengan perayaan Natal, mempunyai arti sangat penting.

“Natal mengajari bagaimana umat Kriatiani mengasihi, berdamai dan berbagi dengan orang lain. Sekaligus membuat umat berbagi kepada orang-orang kecil,” tuturnya.

Ia menuturkan, perayaan Natal tahun ini, semoga umat nasrani dapat membaharui semangat, mampu merfleksi kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun semangat kebersamaan dan toleransi diantara pemuluk agama yang berbeda.

“Natal juga harus sebagai motivasi upaya pembaruan iman, cinta kasih, kesederhanaan dan solidaritas sebagai cermin kepatuhan,” harapnya.

Romesko Purba SH selaku sekretaris panitia acara mengatakan, perayaan tersebut merupakan sejarah, karena melibatkan Pemda Karimun, TNI dan Polri.

“Ini merupakan sejarah baru dan harus tetap dipertahankan. Natal bersama ini tentunya diharapkan dapat menyatukan seluruh umat Katolik dan Kristen Protestan dari semua profesi, baik masyarakat umum, PNS dan honorer di Pemda Karimun, TNI serta Polri,” ujarnya.

Romi menjelaskan, BKSG atau Dewan Gereja merupakan organisasi kerjasama 32 Gereja yang ada di Kabupaten Karimun termasuk Katolik dan Kristen.

“BKSG berkomitmen menjaga kesatuan dan persatuan seluruh gereja, memberikan perlindungan hukum, mengayomi seluruh gereja dalam segala bidang bukan hanya keagamaan saja. Selain itu, juga berkomitmen menjadi garda terdepan menjaga toleransi antar umat beragama dan siap bekerjasama dengan pemerintah daerah, TNI serta Polri,” tuturnya.

Ia juga meminta agar pemerintah dan pihak keamanan melibatkan BKSG jika adanya potensi-potensi konflik, apalagi menjelang Pilpres atau pemilu serentak. isu sara yang digunakan politikus-politikus kotor.

Romi juga mengatakan, khususnya terkait pendirian rumah ibadah perlu didukung.

Diantaranya Gereja Katolik Santo Joseph Karimun, Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB), Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mandarin dan Gereja Anglikan.

“Kelima Gereja tersebut sifatnya sangat mustahak, sudah seharusnya dan layak untuk diperjuangkan,” pintanya.

Ia berharap, dalam Natal tahun ini menjadi momen persatuan dan kesatuan semua pihak agar sama-sama membangun NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here