Natuna Tak Siap, Popda 2020 Terancam Batal

0
196
ARIS Yulianto dan asisten pelatih bersama pemain Popda cabor sepak bola Bintan, sebelum wabah virus korona. Atlet pelajar Bintan latihan mandiri.
Kabupaten Natuna dikabarkan tak siap sebagai tuan rumah menyelenggarakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2020 Provinsi Kepri, akibat wabah virus korona. Popda VIII tahun 2020 Kepri pun terancam batal.

TANJUNGPINANG – AWALNYA, penyelenggaraan Popda ke-VIII tahun 2020 Kepri akan dilaksanakan di Kabupaten Natuna, antara Juni sampai dengan Juli nanti. Akibat wabah penyebaran virus korona di Kepri, Dispora Kepri meminta agar Pemkab Natuna menunda penyelenggaraan Popda VIII sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara, Pemkab Natuna melakukan rasionalisasi APBD 2020, untuk dialihkan kepada kegiatan pencegahan, penanganan dan pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. Anggaran yang dialihkan itu satu di antaranya adalah dana persiapan sampai dengan pelaksanaan Popda VIII tahun 2020.

Sehingga, Bupati Natuna H Abdul Hamid Rizal memutuskan penyelenggaraan Popda VIII tahun 2020 tidak dapat dilaksanakan di Kabupaten Natuna. Untuk kelanjutan penyelenggaraan Popda VIII 2020, Pemkab Natuna menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov Kepri.

Baca Juga :  757 Kepri Jaya Tak Terkalahkan

”Kalau tak salah, pekan ketiga April lalu, pemberitahuan dari Bupati Natuna kepada Gubernur Kepri, mengenai pembatalan Popda VIII di Natuna ini,” kata seorang pengurus cabang olahraga (Cabor) di Tanjungpinang, yang enggan ditulis namanya, kemarin

Menurutnya, sampai saat ini, Pemprov Kepri belum menunjuk siapa tuan rumah penyelenggaraan Popda VIII tahun 2020, setelah Natuna menyatakan tak siap sebagai pelaksananya.

”Saya rasa, Popda tahun 2020 ini terancam batal dilaksanakan. Ya, kalau di Kota, kita belum menyeleksi pemain sepak bola, untuk tim Popda 2020 ini,” ujar sumber.

”Yang kasihan itu, tim Popda Bintan. Mereka sudah seleksi pemain sejak tahun 2019 lalu,” sambungnya.

Baca Juga :  Besok, Drawing Cabor Sepak Bola

Tim Bintan Kaget

Pada kesempatan lain, manajer tim Popda cabor sepak bola Bintan Aris Yulianto kaget, ketika ditanya tentang penundaan Popda VIII di Natuna ini. Menurut Aris, tim Popda Bintan untuk cabor sepak bola sudah menjalani pemusatan latihan daerah, sejak 2019 lalu. Bahkan, sudah melakukan beberapa kali uji coba sejak Januari sampai Maret lalu.

”Sebelum pandemi Covid-19 merebak, kami sempat beberapa kali uji coba. Dan selama dirumahkan dan puasa Ramadan ini, anak-anak diminta latihan mandiri di rumah,” jelas Aris Yulianto.

Jika Popda 2020 ditunda setelah Juli atau memasuki tahun ajaran 2020-2021, Aris mengungkapkan, materi pemain sepak bola maupun atlet untuk cabor lainnya, pasti akan berubah. Karena, sebagian pelajar yang menjadi atlet sudah ada yang masuk ke jenjang SMA/SMK.

Baca Juga :  Mental Pemain Kunci Kemenangan YSK 757 Kepri

”Ya, Bintan pasti rugi kalau ada atlet yang sudah TC sekarang, tapi tak jadi turun akibat Popda VIII ditunda dengan waktu terlalu lama. Atau ditunda sampai tahun 2021 nanti,” ujarnya.

”Tapi mau kita bilang apa lagi, ini karena wabah Covid-19. Kita tak bisa paksakan. Mau tak mau, kami akan seleksi dan TC ulang lagi nantinya, jika ditunda sampai tahun depan. Ya, kita lihat lah perkembangan selanjutnya, untuk Popda ini,” tutup Aris Yulianto. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here