Negaraku Sehati Sejiwa

0
1029
Dian Fadillah, S.Sos

Selamat Hari Kemerdekaan RI Ke-72

Oleh: Dian Fadillah, S.Sos
Ketua Taman Bacaan Difadil Kepri

Aku Cinta Indonesia… Cinta merupakan sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada manusia untuk saling member dan menerima. Cinta itu merupakan sesuatu yang tidak dapat dipaksakan, hanya dapat berjalan secara ikhlas. Suatu cinta tidak akan dapat berjalan apabila masing masing mementingkan diri sendiri sehingga tentunya menginginkan suatu perhatian lebih. Apabila kita arahkan kepada makna Cinta kepada Negara dapat memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta akan timbul pada saat dimana mashyakat melihat memiliki Negara sehingga tidak ada kata kepedihan yang ditinggalkannya dan berlangsung lebih lama dari cinta kepada diri sendiri.

Batasan antara cinta dan benci juga amat tipis shingga dapat dijalani serasa lebih indah, harum dan bermakna.Cinta warga kepada negaranya adalah bagaikan perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya (misalnya sifat, wajahdan lain lain). Sehingga selayaknya diperlukan salibng pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, saling menutupi kekurangan dan menerima apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak seerta Berbagi suka maupun duka bersama.

Cinta kepada Negara dan bangsa merupakan sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa dibuat buat sehingga memotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik/mulia sehingga ada yang menodainyaapaklgi pihak ketiga. Perlunya kehati hatian kita semua untuk menyikapi semua masalah agar dapat belajar untuk menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi hak setiap warga Negara. Kecintaaan tentunya sesuatu yang berdasarkan strukturisasi bagus yang berhubungan. Begitu hebat perjuangan ide ide brilliant pendiri bangsa untuk memunculkan nama Pancasila dalam sebuah Negara dengan rangkaian kegiatan lainnya yang pada kedudukannya sebagai dasar negara dari segala sumber hukum Indonesia dalam asas kerohanian yang tertib hukum dalam suasana kebatinan Undang-Undang Dasar. Cita-cita Negara yang besar mengharuskan pemerintah dan lain-lain dari penyelenggara negara untuk memegang teguh cita-cita moral seluruh rakyat yang luhur.

Baca Juga :  Nelayan Adalah Pahlawan Protein Bangsa

Peringatan Hari Kemerdekaan Indoensia hendaknya menjadi pelajaran besar dalam sejarah kebangsaan kita sebagai bangsa pembelajar untuk dapat membuktikan “Aku Cinta Indonesia” sehingga nama Indoenia kembali dilihat sebagai sebuah Negara hebat dan maju yang jauhdari peramsalahan :
1. Kemiskinan merupakan masalah utama yang melanda Indonesia. Hampir di setiap sudut ditemukan pemukiman kumuh masyarakat. Ada sekitar 30 juta rakyat Indonesia yang hidupnya berada di garis kemiskinan yang penyebab utamanya adalah ledakan penduduk yang tidak disertai dengan peningkatan kualitas sumber daya penduduk yang diikuti dengan kebutuhan hidup yang semakin kompleksitas dan mahal.
2. Korupsi sangat merugikan Negara dengan melakukan pencurian secara pribadi ataupun kolektif kolegial melalui pembayaran pajak, proyek kebutuhan fasilitas umum masyrakat dengan jumlah yang jor joran sampai jutaan, milyaran sampai triluan rupiah tanpa merasa jera atau kapok. Korupsi yang dilakukan terkadang tidak melihat penyebab utamanya sehingga pelaku bisa keluar tanpa rasa bersalah. Cobalah melirik Negara luar yang menerapkan aturan berat seperti pola Negara di Arab Saudi yang dihukum potong tangan, Tiongkok dengan hukuman mati atau Jepanng yang memperlakukan hara-kiri (bunuh diri).
3. Penegakan Supremasi hukum yang lemah Negara Indonesia adalah negara hukum, tapi kenapa hanya rakyat kecil yang dihukum? Penyebabnya karena hukum di Indonesia masih bisa dipermainkan. Orang kaya masih bisa terbebas dari jeratan hukum. Jangan dulu melihat kasus-kasus hukum yang besar, kita masih bisa melihat di sekitar kita. Terutama saat ditilang polisi. Apa yang biasanya dilakukan karena apabila terus didibiarkan begini, hancurlah Indonesia.Masyarakat Indonesia jangan dibiarkan menjadi tidak paham bagaimana prilaku hukum yang ada. Negara barus hadir dalam setiap permasalahandi masyrakat secara penuh dan secara mendalam.

Baca Juga :  Penamaan Tanjungpinang Night Market Membelakangi Bahasa Indonesia

Dilema bangsa yang teruji dengan adanya gangguan stabilitas Negara tidak terlepas dari permasalahan yang dialami agar menjadi lebih kuat. Rongrongan dan intimidasi pihak pihak lain didalam negeri ataupun di luar negeri termasuk gerakan gerakan penghancuran negara harus dapat disikapi dengan bijaksana agar tidak menjadi suatu keputusan yang berakhir kepada demokrasi kebablasan. Kehebatan bangsa yang besar sedang diuji tidak terlepas dari upaya memaknai itu sebagai bagian dari kehebatan masyarakat yang selalu berupaya menjagasetiap benturan social karena adakalanya kekurangsinkronan aturan dilapangan.

Baca Juga :  Sistem Pemilu Terbuka

Upaya dan semangat kita yang masih tinggal di dinua aalah bagaimana caranya menghargai jasa pahlawan yang sudah mendahului yang bukan sekekar mengisi saja tapi juga mempertahankan ganguan ancaman, hinaan Negara luar yang mencoba mengatur kedaulatan Negara dengan dalih yang berbagai macam. Mari kita bangun kembali dengan kerja bersama dan jiwa cinta Negara Indonesia sejak dini sehingga keberadaan kita dengan Pancasilanya akan disegani, dihargai sekaligus ditakuti oleh Negara di kawasan Asia dan di dunia sebagai negara yang tidak bisa dipandang sebelah mata dengan tetap mengwujudkan KERJA BERSAMA, SEHATI SEJIWA dan berakakar kepada nilai nilai Aku Cinta Idonesia. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here