Nelayan Butuh Alat Tangkap Modern

0
136
KAPAL nelayan dari luar daerah ketika bersandar di pelabuhan Anambas untuk mengisi logistik. F-ISTIMEWA

Nelayan yang berada di wilayah terluar dan terdepan, kalah bersaing dengan alat tangkap yang canggih dimiliki oleh kapal nelayan dari luar daerah. Untuk itu, nelayan lokal berharap bantuan kapal dan alat tangkap yang modern dari pemerintah.

ANAMBAS – Salah seorang nelayan Desa Landak, Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas Sopyan (46) menceritakan tentang kondisinya ketika berada di laut saat meraih rezeki dengan menggunakan mata pancing ketika menangkap ikan.

Selain itu, nelayan tradisional hanya dengan menggunakan kapal motor dengan muatan sekitar 1 Gross Tonnage (GT) dan tetap kalah dengan kapal tangkap dari luar daerah.

”Kami kalah dalam menghasilkan ikan ketika berada di laut. Sebab, kami nelayan lokal masih menggunakan alat tangkap secara tradisional yakni mengandalkan alat mata pancing saja,” ungkap Sopyan, Selasa (11/9) kemarin.

Ia menambahkan, saat ini masih musim angin selatan artinya waktunya ikan bertelur dan sulit sekali memperoleh ikan yang banyak.

Parahnya lagi, alat tangkap yang dimiliki juga tidak memadai untuk menghasilkan banyak ikan.

Ia menguraikan, untuk proses menuju ke titik karang yang ada ikan butuh waktu yang lama sekitar 1 hingga 2 jam dari pelabuhan jika dihitung permilnya sekitar 30-40 mil dari pantai.

”Persoalannya, bagaimana solusi agar kami nelayan di sini bisa mendapatkan kapal tangkap yang memadai. Semoga Pemda, Pemprov Kepri atau Pemerintah Pusat khusus Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan bantuan kepada kami ini yang berada di daerah terluar dan terdepan khususnya nelayan,” harap dia.

Ketika ditanya kenapa sampai kalah dengan nelayan luar daerah? ia menjawab, sudah tentu mereka nelayan luar daerah memiliki kapal yang besar dan didukung alat tangkapnya seperti jaring atau sejenisnya.

Terkadang, lanjut Sopyan, nelayan lokal pernah meminta bantuan kepada nelayan itu untuk dapat membagikan es ketika berada di laut.

Dirinya tidak mempersoalkan nelayan luar daerah itu memancing di laut Anambas, sebab mereka memancing sangat jauh, lagi pula mereka juga saling membantu dengan nelayan lokal.

”Sekali lagi saya tidak mempersoalkan nelayan luar daerah, tapi kami butuh bantuan dari pemerintah. Jika kapal kami bagus dan memadai tentu akan bisa bersaing dengan sehat pastinya,” ujar dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here