Nelayan Butuh Pekerjaan Alternatif

0
598
TAK MELAUT: Kapal nelayan ditambatkan dibelakang penahan gelombang saat tidak melaut menyusul gelombang tinggi pada musim utara saat ini. F-TENGKU IRWANSYAH/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – ANGIN kencang dan gelombang tinggi saat musim utara, membuat sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, para nelayan pun mencari alternatif seperti menjadi pekerja kasar sebagai buruh pelabuhan atau pekerja bangunan.

”Kerja apa saja bang, yang penting dapur bisa berasap,” kata Juhai, salah seorang nelayan di pesisir Dabo Singkep, Senin (18/12).

Juhai menyebutkan, saat musim angin utara bagi nelayan yang memiliki kapal besar tetap berani mencoba peruntungan ke laut untuk mencari ikan. Namun, kondisi cuaca yang ekstrim ini membuat nelayan kecil tidak berani mengambil resiko untuk melaut. Sehingga, lebih memilih bekerja di darat dan tentunya penghasilan yang diperoleh tidak maksimal.

”Memang saat musim angin kuat begini, ikan mudah didapatkan. Namun, resiko angin terkadang tidak bisa lama-lama dilaut,” kata Juhai.

Bagi nelayan kecil, lanjut Juhai, sangat dibutuhkan peran pemerintah untuk membantu kehidupan keluarga. ”Saat ini di Lingga sulit mendapatkan pekerjaan alternatif. Kalau ada bantuan pinjaman modal, mungkin bisa membantu,” ucapnya.

Akibat enggannya nelayan melaut akibat angin dan gelombang kuat ini, berefek pada langkanya ikan segar didapatkan warga. Akibatnya, harga ikan melambung dengan kondisi yang kurang segar.

”Saat itu ikan langka, nelayan banyak tidak melaut, harga ikan jadi mahal,” kata seorang pedagang ikan di pasar Dabo Singkep.

Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP-UMRAH) Dr Agung Dhamar Syakti mengungkapkan, perlu dorongan pemerintah daerah untuk menghidupkan sektor perikanan ternak atau budidaya. Dengan diberikan kemudahan bibit, serta sarana untuk nelayan ketika memasuki musim utara.

”Budidaya ikan dan pembuatan pakan ikan bisa jadi gantinya selama musim utara untuk mendapatkanpenghasilan alternatif,” kata Agung.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here