Nelayan Didorong ke Usaha Budidaya

0
29
WAKIL Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis saat menyerahkan bantuan alat tangkap ikan pada kelompok nelayan di Moro, pada pekan lalu. F-ALRION/tanjungpinang pos

Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, diminta mendorong nelayan untuk beralih ke usaha budi daya ikan seiring dengan semakin jauhnya area tangkap ikan saat ini.

KARIMUN – Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis, di sela penyerahan bantuan pada kelompok nelayan di Kecamatan Moro.

Bantuan yang diberikan berupa jaring beragam jenis, kawat bubu dan ratusan mesin sebagai sarana melaut pada pekan lalu.

Menurutnya, DKP selaku perpanjangan tangan dari pemerintah harus mampu memberikan inovasi pada nelayan.

”Kita harapkan dengan kondisi saat ini, ada perubahan pola pikir. Bagaimana nelayan bisa berubah yang lebih baik lagi, dan bagaimana agar nelayan bisa lebih maju. Itu harus dipikirkan nelayan,” kata Lubis.

Ia mengatakan, nelayan yang biasa mencari ikan dilaut sejak usia remaja sampai hari tua tetap melaut. Bahkan, anak nelayan pun kembali menjadi nelayan. Artinya, nelayan belum semua bisa menikmati hasil kerja keras selama ini.

”Untuk itu, DKP dapat mendorong nelayan mewujudkan usaha keramba ikan yang dikelola dengan kelompok. Dapat keramba dilaut atau didarat, diserahkan kepada nelayan yang mau membeli,” terang Bakti.

Sebelum dibentuk menjadi kelompok, lanjutnya, mereka harus diberikan pemahaman. Sehingga, dari tetap akur dari awal pembentukan sampai selesai dan berkelanjutan.

Nelayan beternak ikan didarat, tentu hasilnya juga menjanjikan. Demikian petambak, bahkan hasil dan kehidupan mereka lebih baik jika dibandingkan ketika masih melaut.

”Keberhasilan nelayan petambak ikan atau peternak ikan, ini yang ditransfer pada nelayan saat ini. Jangan hanya menggantungkan hidup, dengan mencari ikan tangkapan di laut,” tegas Lubis.

Jika berkembang dengan baik, bukan tidak mungkin petambak binaan ikan akan mampu memenuhi pasar ikan di Kepri dan ekspor.

Anggota DPRD Karimun, Ady Hermawan beberapa waktu lalu juga mengatakan hal yang sama.

Menurutnya, peluang budidaya ikan melalui tambak atau keramba di Karimun sangat terbuka peluangnya.

Ikan laut atau ikan tawar seperti ikan mas, ikan lele dan ikan patin dapat dibesarkan melalui cara budidaya.

Untuk itu, sangat membutuhkan keseriusan Pemkab Karimun untuk melakukan pembinaan dan pemasaran hasil ikan yang dibudidaya. Sehingga, saat panen ikan pelaku budidaya mendapat hasil yang memuaskan.

Kesulitan yang dialami pelaku budidaya adalah, proses perawatan sejak ikan benih sampai dewasa dan mencari induk untuk menghasilkan anak.

Sementara, faktor alam, seperti kualitas air yang cocok untuk mengembangkan ikan kemudian, faktor air laut.

Dalam kurun beberapa tahun ini, tingkat konsumsi ikan tawar di Karimun mengalami peningkat dibanding tahun sebelumnya.

”Hal itu terlihat, dari banyaknya rumah makan yang menjajakan ikan tawar, lele dan patin. Kemudian ikan mas,” tambah Ady Hermawan, Minggu (8/4) lalu. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here