Nelayan Keluhkan Alat Tangkap Murami

0
730
FOTO BERSMA: Kapolsek Siantan AKP Yudha Surya Wardana (kanan) foto bersama masyarakat nelayan usai menggelar pertemuan dan membagikan kaos. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – NELAYAN Tarempa mengeluhkan adanya nelayan lokal yang masih menggunakan alat tangkap jenis Murami di sekitar Desa Batu Belah. Tak dapat dipungkiri pemakaian alat tangkap ini mengakibatkan ikan kecil juga ikut terjaring.

Hal itu tentunya berdampak luas pada populasi ikan. Hal itu terungkap saat pertemuan dan silaturahmi antara Polsek Siantan dengan nelayan Tarempa di Kedai Kopi Erwin, Rabu (4/10).

Selain bersilaturahmi, pihak Polsek Siantan juga menyerahkan baju kepada nelayan. Selain itu, juga direncanakan jajaran Polsek Siantan juga akan menggelar kegiatan yang sama di Kecamatan Siantan Selatan dan Kecamatan Siantan Timur sesuai wilayah hukum.

Kapolsek Siantan AKP Yudha Surya Wardana mengatakan, masyarakat nelayan merupakan sebagai mitra polisi. Untuk itu, kegiatan tersebut digelar selain ingin lebih dekat dengan masyarakat juga untuk mendengarkan keluhan para nelayan khususnya di Tarempa, Kecamatan Siantan.

”Kami ingin mengajak nelayan untuk menjadi mitra kepolisian khususnya Polsek Siantan. Hingga saat ini, warga masih segan dengan polisi dan jangan ketika bermasalah baru menemui polisi. Tetapi kami juga ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar AKP Yudha Surya Wardana, Rabu (4/10) Kegiatan ini, merupakan arahan langsung dari Kapolres Anambas untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Mantan Kasat Intel Polres Tanjungpinang itu juga menyampaikan keluhan nelayan kepada instansi terkait. ”Kami akan berupaya menyampaikan keluhan ini, tetapi masyarakat juga harus tetap menyuarakan aspirasi masyarakat. Sehingga, ada kepedulian pemerintah,” paparnya.

Yudha juga menyayangkan, hingga saat ini terkendala pada transportasi untuk melakukan patroli. ”Saya rasa ini bukan keluhan saya, tetapi memang kami tidak memiliki armada patroli. Kami juga ingin mengetahui situasi di lapangan. Sehingga ada langkah pencegahan alat tangkap terlarang itu,” ungkapnya.(INDRA GUAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here