Nelayan Masih Gunakan Pernafasan Kompresor

0
623
TIM Patroli Gabungan saat mengamankan nelayan ketika memasang Bubu menggunakan alat kompresor.F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Tim Gabungan TNI/Polri bersama instansi terkait masih menemukan nelayan sedang memasang bubu dengan menggunakan kompresor (pemompa ban) saat menggelar Patroli gabungan oleh Konservasi Kelautan dan Perikanan Kepulauan Anambas.

Kapolres Anambas AKBP Junoto SIK mengatakan, untuk mengantisipasi agar hal itu tidak kembali terulang tim memberikan imbauan kepada nelayan yang sedang memasang bubu ikan dengan menggunakan kompresor, agar nelayan jangan menggunakan kompresor lagi karena sangat berbahaya bagi penggunanya. ”Tim juga menyarankan agar menggunakan tabung oksigen, yang memenuhi standar demi keselamatan,” kata Junoto, Senin (26/2)

Baca Juga :  Desain Masjid Agung Dirombak Lagi

Junoto mengungkapkan, patroli gabungan TNI/Polri dilaksanakan sejak Jumat (23/2) hingga Minggu (25/2) sesuai dengan surat undangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional. ”Kegiatan sendiri dilaksanakan oleh satu regu personil gabungan,” ujarnya.

Lebih jauh Junoto menguraikan, patroli yang dilaksanakan meliputi patroli perairan di pulau Nyamuk, Perairan Batu Belah dan Perairan Temburun. ”Kita juga melaksanakan pengecekan pelampung tanda zona Taman Wisata Perairan,” ungkapnya.

Junoto sangat berharap, dengan kegiatan dapat menjaga perairan Anambas sekaligus menjaga zona Taman Wisata Perairan agar tetap menjadi tempat tumbuh berkembangnya biota laut yang menjadi makanan ikan. ”Dengan terjaga wisata perairan akan tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut Anambas,” katanya. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here