Nelayan Pulau Terbiasa dengan Medsos

0
491
LAUNCHING : Warga Desa Kampung Hilir Tambelan antusias menghadiri launching Smart SMS Information, baru-baru ini. f-istimewa

Desa Kampung Hilir Tambelan Launching SMART Sms

Walau jauh, namun dekat di hati. Begitu lah ungkapan pejabat pemerintah Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, usai me-launching Smart SMS Information. Dengan perangkat ini pula, nelayan di pulau terdepan Kepri ini, sudah terbiasa dengan media sosial (medsos) dan internet.

TAMBELAN – Sekretaris Desa Kampung Hilir Amrisan Ferianto langsung semringah, setelah ia meresmikan pemakaian perangkat server Smart SMS Information, Senin (27/11) pekan lalu. Perangkat ini merupakan terobosan baru dari pengelola broadband Desa Kampung Hilir. Broadband yang dimaksud, yaitu jangkauan frekuensi yang luas, yang digunakan untuk mengirim dan menerima data. Namun bagi masyarakat Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, perangkat ini menjadi informasi pintar berbasis SMS.

Peresmian Smart Sms Information atau informasi pintar berbasis SMS ini, dilaksanakan di balai pertemuan Desa Kampung Hilir. Tak ayal, masyarakat pun antusias untuk menghadiri launching Smart SMS Information tersebut.

Tak terbayangkan, betapa senangnya masyarakat yang hadir kala itu. Karena, selama ini akses informasi ke Tambelan sangat terbatas, dan sulit terjangkau.

Maklum, untuk mencapai Tambelan saja, harus menghabiskan waktu 21 jam, dengan menggunakan kapal perintis dari Pulau Bintan. Kini, informasi ke pusat Pemerintah Kabupaten Bintan, terasa sangat dekat.

Begitu juga dengan pelayanan masyarakat Desa Kampung Hilir kepada masyarakatnya. Sangat mudah, cepat dan tak lagi ketinggalan dengan informasi yang berkembang di media sosial.

”Betapa mudahnya dan memang betul lho. Setelah ada benda macam ini, kami bisa langsung tahu informasi dari desa, maupun informasi yang berkembang di medsos. Kami pun sudah mulai terbiasa,” kata Beny, warga RT01 Desa Kampung Hilir, Tambelan, kemarin.

Ashom selaku Ketua pengelola broadband Desa Kampung Hilir menjelaskan, penyediaan perangkat Smart SMS Information ini merupakan satu upaya pemerintah Desa Kampung Hilir, dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Smart SMS Information atau informasi pintar berbasis SMS ini menjadi terobosan yang sangat diperlukan masyarakat tempat, yang berada di pulau terdepan.

Tentunya, untuk mendapatkan berbagai informasi. Terutama dari pemerintah Desa Kampung Hilir yang dikelola melalui server SMS Humas pemerintah desa setempat.

Perangkat ini disediakan, karena selama ini, internet dari operator selular yang ada, sangat tidak maksimal. Bahkan terkadang tidak bisa sama sekali, untuk mengakses internet.

Masyarakat Desa Kampung Hilir hampir 70 persen pekerjaannya sebagai nelayan, dan minim pengetahuan teknologi internet. Tak jarang, selama ini nelayan selalu tertinggal dengan informasi.

Namun dengan menggunakan layanan Smart SMS Information yang dikelola melalui server Humas Desa Kampung hilir ini, setiap informasi yang diberikan oleh pemerintah Desa Kampung Hilir, langsung diketahui oleh warga.

”Selain informasi secara tertulis melalui media sosial atau website desa, yang menggunakan kertas dan dipajang di papan informasi, warga juga bisa menerima informasi melalui SMS. Warga tinggal membaca di telepon genggam,” ujar Ashom.

Selain memberikan informasi, Ashom menambahkan, pihaknya siap melayani pertanyaan berbagai informasi dari masyarakat, melalui SMS Humas Center, yang dikelola oleh Humas Desa Kampung Hilir.

Karena, Kantor Desa Kampung Hilir agak jauh dari pemukiman warga. Bahkan, harus mendaki gunung untuk mencapai kantor desa.

Setelah ada Smart SMS Informasi, masyarakat bisa bertanya tentang persyaratan lebih dahulu melalui SMS Center, sebelum mengurus surat-surat seperti akta kelahiran maupun dokumen kependudukan lainnya.

”Perangkat ini untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat juga. Sekaligus penyebaran informasi media sosial, kepada nelayan,” ujar Ashom.

Dengan adanya konsep Smart SMS Information berbasis SMS, diharap agar masyarakat tidak lagi tertinggal tentang informasi-informasi yang ada di Desa Kampung Hilir, dengan memanfaatkan teknologi informasi tersebut. Bahkan, nelayan juga bisa mengakses informasi lainnya, dari media sosial.

”Meski jarak jauh, tapi pelayanan terasa seperti dekat di hati,” demikian dituturkan Ashom.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here