Nelayan Terima Alat Tangkap Baru

0
615
NELAYAN ketika menerima bantuan berupa sampan ketinting dari DKP Karimun yang diserahkan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.f-alrion/TANJUNGPINANG POS

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun, Senin (13/8) pagi menyerahkan bantuan alat tangkap ikan pada kelompok nelayan dan perorangan yang diserahkan langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.

KARIMUN – Diterangkan Aunur Rafiq, bantuan yang diberikan berupa pompong dan sampan ketinting sebanyak 32 unit. Bantuan itu sesuai dengan permintaan nelayan dan ada 5 unit yang diserahkan pada pengelola Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di bidang perikanan.

Pengadaan alat tangkap ikan tersebut berasal dari dana APBD Karimun dan DAK tahun 2018.  ”Tidak kurang dari Rp15 miliar anggaran yang dialokasikan untuk nelayan dari APBD Kabupaten Karimun dan DAK. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah sebelumnya, telah diberikan di Kecamatan Moro, Kundur dan Buru. Alat tangkap dapat berupa jaring tangsi, jaring nilon, jaring udang, kapal, sampan dan ditambah dengan ansuransi bagi nelayan,” kata Aunur Rafiq.

Baca Juga :  Yusuf Sirat Resmi Jadi Ketua DPRD

Kepada nelayan, lanjut Rafiq, diingatkan untuk tidak menjual atau memindahtangankan alat tangkap yang diterima dari pemerintah. Jika tidak menjadi nelayan diharuskan melapor pada UPTD DKP Karimun. Sehingga bantuan yang diberikan dapat diserahkan langsung pada nelayan yang belum pernah mendapat bantuan.

”Bantuan telah diserahkan, dan diharapkan nelayan semakin giat mencari ikan di laut. Nelayan akan diminta laporan dari DKP, terkait hasil dari bantuan yang diberikan untuk dievaluasi. Apakah pemberian alat tangkap ikan sudah tepat sasaran atau tidak,” terang Rafiq.

Baca Juga :  Silpa 2016 Tutupi Defisit APBD-P 2017

Saat melaut, Rafiq turut mengingatkan nelayan agar melengkapi diri dengan alat keselamatan berupa life jacket dan lainnya dan tidak lalai saat di laut demi keselamatan. Mengingat kondisi dan situasi cuaca di laut kerap berubah dan sulit diprediksi. Pada nelayan yang belum menerima bantuan, masih kata Rafiq, akan diberikan pada tahun berikutnya. Sebab, pemberian bantuan telah dilaksanakan setiap tahunnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nelayan.

”Sampan ketinting ini diberikan untuk nelayan yang pergi mencari ikan mulai pagi hingga petang. Dapat digunakan menjaring udang, rawai atau memancing. Maksimal dua orang nelayan ketika pergi melaut,” kata amat nelayan asal Tulang, Karimun usai menerima bantuan.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi Merangkak Naik

Amat menambahkan, bahwa ia menyambut baik adanya bantuan dari pemerintah. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti dan akan meringankan beban bagi nelayan. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here