Nilai Rata-rata UN Minimal 55

0
10285
Siswa SMAN 1 Tanjungpinang saat Ujian Nasional pakai komputer tahun lalu.f-tunas/TANJUNGPINANG POS

Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Wajib Diikuti

Ujian Nasional (UN) untuk SMA/SMK akan digelar April nanti. UN merupakan kewajiban diikuti siswa Kelas XII atau Kelas III karena merupakan syarat kelulusan. Dan nilai rata-rata UN minimal 55.

TANJUNGPINANG – Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Drs Atmadinata MP.d mengatakan, siswa perlu memahami tentang nilai rata-rata tersebut agar tidak gugup saat ujian nanti.

Nilai rata-rata adalah akumulasi dari empat mata pelajaran yang di-UN-kan. Ada empat mata pelajaran yang di UN-kan yakni, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Teori Kejuruan.

Akumulasi empat mata pelajaran ini ditambahkan, kemudian dibagi empat, ketemulah rata-rata nilai. Meski ada satu mata pelajaran yang di bawah 55, namun apabila mata pelajaran lainnya tinggi, tetap bisa memenuhi standar tersebut.

Contohnya, nilai Bahasa Inggris 70, Bahasa Indonesia 70, Teori Kejuruan 70 dan Matematika 45, maka rata-rata nilainya 63,75. Masih memenuhi standar.

”Yang seperti ini tak perlu ujian perbaikan karena sudah sesuai standar. Jika siswa ingin memperbaiki nilai untuk satu mata pelajaran itu, tetap tidak bisa ikut ujian perbaikan. Karena ujian perbaikan khusus mereka yang yang nilai rata-ratanya di bawah 55,” ujar Atmadinata via ponselnya, kemarin.

Baca Juga :  2019, Pemko Anggarkan Beasiswa

Ujian perbaikan, tambahnya, akan dilakukan Juli nanti. Tahun 2018 ini, ujian perbaikan dipercepat dibandingkan tahun 2017 lalu yang digelar Oktober. Kebijakan tersebut sangat menguntungkan siswa karena masih ada waktu untuk mendaftar di perguruan tinggi.

Dijelaskannya, karena Ujian Nasional merupakan kewajiban siswa, maka bagi yang berhalangan atau sakit saat UN digelar, diberi kesempatan mengikuti ujian susulan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

”Bagi yang tidak memenuhi syarat nilai rata-rata diberi kesempatan untuk ujian perbaikan. Sebenarnya, pemerintah sudah memberi banyak kemudahan bagi siswa,” tambahnya.

Untuk UN, tidak ada soal esai. Beda dengan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), soalnya terdiri dari pilihan ganda dan esai. Jumlah soal esai di USBN 5 dan pilihan ganda 40 soal. Kecuali Matematika, pilihan ganda 30 soal dan esai 5.

Baca Juga :  Manfaatkan Guru Honor yang Gajinya Tak Layak

Untuk UN di Kepri, tambahnya, sebagian sekolah ada yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sebagian sekolah menggelar Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Sekolah-sekolah SMA/SMK kebanyakan menerapkan UNKP di daerah kabupaten karena belum lengkapnya sarana dan prasarana sekolahnya. Sebab, untuk menggelar UNBK, jumlah komputer harus mencukupi dan listriknya juga aman.

Adapun UN SMA akan digelar Senin-Kamis, tanggal 2-5 April dan SMK, Seni-Kamis, tanggal 9-12 April. Untuk SMA, Senin mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Selasa pelajaran Matematika, Rabu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Kamis mata pelajaran Teori Kejuruan.

Adapun jadwal UN SMK yakni, Senin mata pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa mata pelajaran Matematika, Rabu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Kamis satu mata pelajaran jurusan yang diujikan.

Jika UN digelar 4empat hari dan setiap hari hanya satu mata pelajaran yang diujikan, beda dengan UN susulan yang digelar dua hari saja dan setiap hari dua mata pelajaran yang diujikan.

Baca Juga :  Perbaikan RKB Sudah Dilakukan

Adapun jadwal UNBK susulan SMK/MAK yakni, Selasa 17 April yang pertama Bahasa Indonesia dan kedua Matematika. Tanggal 18 April yakni Bahasa Inggris yang pertama disusul Teori Kejuruan.

Jadwal UNBK susulan SMA/MA/SMAK/SMTK, Selasa 17 April yang pertama Bahasa Indonesia, kedua Matematika.

Rabu 18 April, yang pertama Bahasa Inggris dan kedua satu mata pelajaran jurusan yang diujikan.

Sekdar diketahui, UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) adalah Ujian Nasional yang menggunakan media komputer sebagai media untuk menampilkan soal dan proses jawabannya.

UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil) adalah Ujian Nasional yang menggunakan naskah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) berbasis kertas dan menggunakan pensil.

UN susulan adalah Ujian Nasional yang diikuti oleh peserta didik yang berhalangan UN karena alasan tertentu yang dapat diterima oleh pihak sekolah/madrasah pelaksana UN dan disertai dengan bukti yang sah.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here