NU Kota Tanjungpinang Siap Gelar Pelatihan Dai

0
679
DISKUSI: H Lis Darmansyah (kiri) berdiskusi dengan HM Juramadi Esram, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga ketua NU Kota Tanjungpinang dalam satu acara belum lam ini. F-iST/HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kota Tanjungpinang akan menggelar pelatihan Dai atau Pendidikan Kader DaI (PKD) tingkat Kota Tanjungpinang.

Pelatihan digelar untuk memperluas wawasan dan cakarawala pemikiran serta memenuhi dai dan daiyah. Rencananya akan di gelar di Masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang, Sabtu (20/5) ini.

”Pesertanya ada 70 orang. Boleh dibilang, NU gudangnya dai-daiyah. Tetapi perlu dididik lebih lanjut agar dalam penyampaian dakwah selalu rahmatan lil alamin,” kata ketua panitia pelaksana H Muhammad Lukman, mantan Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang, kemarin.

Kata dia, dakwah yang rahmatan lil alamin akan menyejukan dan mampu meneguhkan komitmen terhadap keutuhan NKRI. Karakter dai Muda NU, harus toleran dan mengenal jatidiri organisasi dengan selalu membangun sinergitas bersama seluruh elemen bangsa.

Juga harus menambah wawasan tentan paham radikalisme tumbuh subur jika mubalighnya tidak mendakwahkan nilai-nilai spiritualitas. Paham tersebut berkembang tak hanya di kota-kota besar, tapi juga di pelosok desa di suatu wilayah terpencil karena kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan hal tersebut.

”NU dan NKRI tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Menurutnya, peserta dai nantinya ada dari kalangan remaja masjid dan mahasiswa. Bahkan ke depanya, akan road show ke sekolah-sekolah termasuk ke kampus-kampus.

”Rencananya akan dibuka langsung Pak Wakil Wali Kota Tanjungpinang Pak Syahrul. Mulai pagi hingga selesai,” tegasnya.

Ketua NU Kota Tanjungpinang, HM Juramadi Esram menambahkan NU tetap komitmen menjalankan dakwah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran demi mencapai kebahagiaan dunia akhirat.

Mensyiarkan Islam sebagai agama kebaikan, bukan agama perusak, yang membawa rahmatan lil alamin. Lewat pelatihan dai ini akan ditekankan bahwa Islam bukan agama teroris.

”Perluh dipahami seorang mukmin, tidaklah hanya dibalut dengan simbol-simbol, tetapi iman seseorang harus disempurnakan dengan amal ibadah yang baik, serta perilaku yang terpuji,” tegasnya.

Pelatihan, sambung Juramadi peserta diberi bekal berupa teori dan praktik. Juga akan dihadiri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tanjungpinang. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here