Nurdin Bahas Cara Mengatasi Sampah Laut

0
363

Gubernur Kepri H Nurdin basirun membahas persoalan sampah laut yang sulit dituntaskan akibat rendahnya kesadaran masyarakat akan kebersihan.

TANJUNGPINANG – USAI Safari Subuh di Masjid An Nuruddin Jalan Kota Piring KM 7, Tanjungpinang, Senin (30/7), Nurdin sempat berbincang-bincang dengan Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Kepala Barenlitbang Pemprov H Naharuddin MTM dan sejumlah Kepala OPD tentang upaya-upaya membersihkan laut dari sampah.

Apalagi kini sampah plastik sangat mengancam kehidupan biota laut. Dengan sendirinya, ancaman itu juga akan sampai kepada yang mengomsumsi makanannya. Memang dalam banyak kesempatan kepada masyarakat, Nurdin selalu mengimbau untuk tidak membuang sampah ke laut. Apalagi di kawasan yang lautnya menjadi pesona untuk pariwisata.

Nurdin mengatakan, apabila sampah masih dibuang ke laut, akan merugikan masyarakat itu sendiri. Sampah itu bisa merusak ekosistem laut. Gubernur pun mengajak umat untuk selalu menjaga kebersihan. Tidak hanya kebersihan hati, kebersihan lingkungan juga harus menjadi prioritas utama.

”Gunakan kekuatan, kesehatan dan kebersamaan yang diberikan Allah untuk melakukan kegiatan kebaikan dalam bersilaturahmi dan menjaga lingkungan,” kata Nurdin di masjid itu, Senin (30/7).

Pada kesempatan itu, Nurdin juga mengajak seluruh jamaah untuk menjauhi segala sifat yang buruk di dalam menjalani kehidupan. Sifat dendam, dengki dan iri harus dimusnahkan. ”Takkan rugi ketika kita bersabar menghadap orang orang zholim,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, dengan hati ikhlas dan ridho kepada Allah SWT, akan menjadikan kita orang yang selalu bersyukur apa yang terjadi dan apa yang di dapat. ”Kalau kita selalu niat melakukan hal kebaikan, Allah akan jadi kan kita hamba yang dijaganya,” ucap Nurdin.

Kata Nurdin, tidak ada salahnya ketika manusia itu sendiri membuat amal kebaikan karena dengan amalan-amalan yang baik menjauhkan umat-Nya dari kehancuran.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here