Nurdin Cekatan Kerja Sejak Muda

0
230
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat peringatan Hari Jadi Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) ke-1 di Pantai Mak Dare, Batu Besar Kota Batam. f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Bertemu Mantan Kaptennya

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ternyata sejak masih muda sudah cekatan bekerja. Hingga kini jadi gubernur, Nurdin juga tidak mau berhenti kerja.

BATAM – NURDIN muda pekerja keras dan selalu bisa mengatasi masalah. Hal itu disampaikan Muhammad Tang, mantan kapten kapal ketika Nurdin mulai menuntut ilmu sebagai pelaut di dunia pelayaran.

Saat bekerja di kapal tersebut, Nurdin muda memang cekatan. Tiap muncul gangguan di pelayaran, dia selalu diminta bertindak menuntaskannya. Pertemuan itu berlangsung saat peringatan Hari Jadi Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) ke -1 di Pantai Mak Dare, Batu Besar Kota Batam.

Seperti kejadian di sekitar Kuala Enok, Tembilahan, Provinsi Riau puluhan tahun lalu. Nurdin menyelam membersihkan kipas kapal dari sesuatu benda. Kini, Nurdin Basirun jadi Gubernur Kepri.

Ceritanya, sesuatu tersangkut di baling-baling kapal. Nurdin menyelam dan mengangkat sesuatu yang tersangkut tersebut. Awalnya dikira sampah ternyata ular. Tapi tetap saja diangkat ke atas karena mengganggu putaran kipas (propeler) kapal yang sedang belayar.

Begitu naik ke atas, Nurdin terkejut. Yang terangkat rupanya potongan tubuh ular, bukan sampah yang menganggu pelayaran.

Nurdin pun banyak bernostalgia dengan Muhammad Tang. Tak hanya kisah ular yang muncul. Buaya yang mengganggu pun tak lepas dalam cerita Nurdin.

Sebagai anak muda, bersih membersih kapal adalah rutinitas yang harus dilakukannya. Jika di sungai atau di laut, sebelum membilas, mereka selalu mandi di lokasi.

Banyak gaya yang dilakukan saat mandi. Nurdin termasuk yang suka bersalto jika pekerjaan di kapal selesai. Agaknya, seperti para peloncat indah saat mengikuti turnamen.

Suatu kali, masih di sekitar Kuala Enok, rutinitas itu dilakukan Nurdin. Bersalto. Naik ke atas dan mengulanginya.

Tapi hari itu salto Nurdin langsung terhenti. Begitu selesai salto pertama, niat Nurdin langsung berhenti melakukan adegan itu.

Karena begitu naik ke kapal lagi untuk adegan berikutnya, serombongan buaya dalam ukuran besar lewat. ”Kalau saya terjun pas mereka lewat, langsung diterkam agaknya,” kata Nurdin.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here