Nurdin Ketinggalan KTP-el dan KTA

0
750
NURDIN menunjukkan KTP-el dan KTA setelah menjemputnya dan sempat ketinggalan di rumah dinasnya, kemarin.F-suhardi/tanjungpinang pos

Verifikasi NasDem di KPU Kepri

TANJUNGPINANG – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai NasDem Kepri, Nurdin Basirun tiba di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kepri Jalan Basuki Rahmat pukul 14.00 WIB.

Nurdin mendadak mendatangi KPU Kepri lantaran, Senin (29/1) sampai Selasa (30/1) KPU sedang melakukan verifikasi sejumlah Partai Politik (Parpol) di Kepri.

Dalam verifikasi tersebut salah satu komponen yang harus dipenuhi adalah pengurus inti parpol wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) parpol.

Gubernur Provinsi Kepri tersebut diterima komisioner KPU Kepri, Ridarman Bay, Arison yang juga tim verifikasi parpol.

Nurdin di sela-sela kesibukannya, kalang kabut saat diminta menujukkan KTP-el oleh tim komisioner tersebut. Pasalnya, saat tiba di kantor KPU, Nurdin tidak membawa KTP-el serta KTA parpol yang harus ditunjukkan kepada anggota Bawaslu dan petugas KPU sebagai bukti wajib dalam verifikasi.

Baca Juga :  Ratusan Pelaku Usaha Bertambah di Bintan

Nurdin bahkan sempat menghubungi keluarganya di rumah dinas Gubernur di Gedung Daerah untuk mencari kartu identitas tersebut yang ketinggalan di rumah dinasnya.

Tapi, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Tidak kurang setengah jam tak dapat informasi, dirinya minta toleransi petugas KPU dan Bawaslu agar syarat tersebut bisa menyusul, setelah dirinya menyusul sendiri untuk menjemput KTP dan KTA tersebut. ”Kesibukan ini kadang memang tidak bisa ditunda. Kadang, kita lupa letakkan dimana KTP itu. Apakah syarat ini bisa menyusul saja,” pinta Nurdin di Kantor KPU Kepri, kemarin.

Selang setengah jam, akhirnya Nurdin kembali ke kantor KPU dengan membawa KTP-el dan KTA asli untuk ditunjukkan kepada petugas.

Baca Juga :  Air Sumur Warga Mulai Kering

Komisioner KPU Kepri, Ridarman Bay mengungkapkan, dalam verifikasi parpol ini ada tiga komponen yang diverifikasi faktual di tingkat provinsi yakni kepengurusan inti, 30 persen keterwakilan perempuan dan domisili kantor. Untuk komponen kepengurusan inti, ketua DPW wajib menunjukkan KTA dan KTP-el kepada petugas. Dimana, hal tersebut merupakan aturan yang telah ditetapkan.

”Memang seperti itu aturannya. Karena ini kan ada Bawaslu. Dimana Bawaslu harus memeriksa KTP-el dan KTA asli dari pengurus,” terang Ridarman Bay. Ridarman menjelaskan, di hari kedua proses verifikasi ini ada 4 parpol yang diverikasi. Diantaranya, PDI-Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), Demokrat, dan Nasional Demokrat (Nasdem).

”Ini hari kedua. Sebelumnya, ada tiga parpol yang sudah kami verifikasi. Yakni, Golkar, PKB dan Gerindra,” jelasnya.

Baca Juga :  Seluruh OPD Harus Kerja Tancap Gas

Untuk hasil verifikasi, lanjut Ridarman, akan diumumkan pada tanggal 30 Januari. Namun, bagi parpol yang belum memenuhi persyaratan akan diberikan toleransi perbaikan pada 1 dan 2 Februari mendatang. Hingga diumumkan hasil perbaikan tersebut pada tanggal 3 Februari.

”Lalu tanggal 4 Februari baru kita laporkan hasil verifikasi keseluruhannya,” tukasnya.

Soerya Respationo Langsung Rapat
Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri HM Soerya Respationo memastikan kepada komisioner KPU Kepri bahwa semua berkas yang dibutuhkan sudah lengkap.

Kepastian tersebut disampaikan Soerya usai mengikuti verifikasi faktual yang dilakukan oleh komisoner KPU Kepri di Kantor DPD PDI Perjuangan, Kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Senin (29/1) sore. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here