Nurdin Mediasi Ketegangan Apri-Lis

0
559
H Nurdin Basirun

Terkait Tapal Batas dan Aset Daerah

Dompak – PERSOALAN tapal batas dan aset yang mendera Pemkab Bintan dan Pemko Tanjungpinang akan segera diselesaikan. Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun berjanji dalam waktu dekat akan menengahi masalah tapal batas itu.

Nurdin mengatakan akan segera memanggil Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dan Bupati Bintan Apri Sujadi untuk membahas perselisihan tapal batas serta aset Pemkab Bintan yang masih terdapat di wilayah Tanjungpinang.

”Semua adek-adek saya itu. Dalam waktu dekat saya janji akan memanggil mereka berdua. Agar tidak semakin rumit. Kasihan masyarakat,” tegas Nurdin di Kantor Gubernur Kepri Pulau Dompak, Selasa (7/2).

Nurdin menanggapi santai perselisihan tersebut. Ia bahkan memberikan guyonan bahwa sebenarnya perselisihan antara Apri dan Lis terkait masalah tapal batas tersebut, hanya dibesar-besarkan.

”Saya berinisiatif memanggilnya agar masalah ini clear, dan terus melanjutkan pekerjaan untuk berbuat demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya Lis pun menanggapi dingin tudingan Pemkab Bintan terkait penyerobotan lahan di kawasan tapal batas Toapaya Selatan-Pinang Kencana. Lis menanggapi hal tersebut dengan guyonan.

Hanya saja, Lis tetap ngotot bahwa permasalahan katanya tudingan penyerobotan lahan tersebut sudah selesai dengan Pemkab Bintan sejak tahun 2014.

Saat itu telah ditandatangani tapal batas antara Pemkab Bintan dan Tanjungpinang.

”Kenapa harus saling bersitegang lewat media. Pemko dan Pemkab Bintan itu tetanggaan. Kenapa tetangga harus saling serang. Banyak cara lain. Bupati Bintan juga bukan orang lain,” katanya.

Lis mengatakan, terkait hal tersebut, Bupati Bintan jangan termakan rayuan anak buah. Karena permasalahan itu bisa duduk bersama dan merupakan wewenang Provinsi Kepulauan Riau untuk menyelesaikannya.

Hingga kini, masalah penyerobotan lahan dan aset memang menjadi bolak-balik antara Bintan dan Tanjungpinang. Akan tetapi, memang keduanya belum memiliki titik terang.

Aset milik Pemkab Bintan yang masih berada di Tanjungpinang hingga saat ini belum juga diserahkan ke Pemko Tanjungpinang. Informasinya, Pemkab Bintan tak ingin menyerahkan aset miliknya ke Pemko Tanjungpinang.

Intinya, kata Lis, dirinya belum duduk bersama Apri Sujadi untuk membahas itu. Karena sebelumnya, ia sudah pernah duduk bersama Ansar Ahmad yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Bintan.

Sekitar tahun 2013 lalu, Pemkab Bintan pernah menyerahkan enam gedung ke Pemko Tanjungpinang dalam bentuk pinjam pakai aset.

Enam gedung tersebut, terdiri gedung eks kantor Inspektorat Bintan dan BKD berada di Jalan Ahmad Yani, Kantor Pemberdayaan Perempuan di Jalan MT Haryono Km 3, Kantor Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) di Jalan DI Panjaitan Km 7, Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di Jalan Pramuka dan Kantor Dinas Pekerjaan Umu (PU) di Jalan Peralatan Km 7.

Antar pemerintahan, kata dia, untuk melakukan komunikasi tidak susah.(SUHARDI-ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here