Nurdin Minta Dwelling Time Dipersingkat

0
528
BAHAS PELABUHAN: Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat berdiskusi dengan kepala BP Batam Lukita dan Pelindo membahas masalah Pelabuhan Batuampar Kota Batam di Kantor BP Batam, Senin (30/10). f-ist/humas pemprov kepri

Gubernur Kepri minta agar Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pelindo dan pengusaha pelabuhan Batu Ampar harus bisa merubah mindset berbisnis.

DOMPAK – Terutama dalam mengembangkan industri kargo di Pelabuhan Batuampar. Gubernur minta BP Batam agar ke depan lebih meningkatkan fasilitas dan kapasitas Pelabuhan Batuampar. Harus bisa mempersingkat dwelling time untuk meningkatkan daya saing kompetitif.

Hal ini penting dilakukan agar biaya logistik menjadi lebih rendah dan efisien sehingga dapat daya saing dengan negara-negara lain dapat ditingkatkan. Dwelling time sudah turun menjadi 3 hari dari sebelumnya enam atau tujuh hari.

Baca Juga :  Nazal: Kita Dirampok Wasit

”Arus barang harus semakin lancar. Ini juga dapat menekan biaya. Hal ini yang saya sampaikan saat bertemu dengan Kepala BP Batam, Pelindo di ruang kerja BP Batam, Senin kemarin,” kata H Nurdin Basirun di Kantor Gubernur Dompak, Selasa (31/10).

Nurdin menyebutkan, setiap kebijakan yang dibuat harus berpihak untuk peningkatan investasi dan menekan inflasi. Bila pembiayaan semakin tinggi, dampaknya langsung ke masyarakat.

Karena itu, ia mengajak semua pihak bersinergi untuk meningkatkan investasi. Daya saing Batam, kata Nurdin harus kembali meningkat. Batam harus kembali bangkit dan menjadi kota industri.

Baca Juga :  Dharma Wanita Berbagi Jelang Lebaran

”Komunikasi semua stakeholder dan koordinasi harus semakin bagus dengan membuat daerah ini semakin baik,” kata Nurdin. Mantan Bupati Karimun dua periode ini berjanji akan terus mendorong BP Batam, Pelindo dan swasta yang terlibat khususnya di Batu Ampar, ke depan terus memperbaiki aturan agar semakin ramah investasi.

Jangan sampai investor batal menanamkan modalnya di Kepri hanya karena aturan yang menghambat. ”Regulasi terus kita perbaiki. Apalagi Presiden punya komitmen kuat mempersingkat perizinan,” ucap Nurdin.

Sambung Nurdin, kalau investasi mulai tumbuh, maka akan terjadi perputaran uang yang cukup tinggi. Hal itu juga akan membuat pemerintah tidak ragu-ragu bersama pengusaha menaikkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). ”Kalau biaya barang murah bisa menekan inflasi, lantas mudah menaikkan UMK, dan tidak terganggu investasi,” bebernya. (SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here