Nurdin Rintis Jalan ke Desa-desa

0
699
Jembatan kayu: Gubernur Nurdin saat melintas di jembatan kayu di Pulau Posek. f-istimewa

LINGGA – Gubernur H Nurdin Basirun menjelajahi enam kilometer jalan berbukit-bukit di Pulau Posek, Kabupaten Lingga. Dalam penyusuran itu, Nurdin didampingi Kepala Dinas PU, yang juga mengendarai jalan yang dibuka dengan swadaya masyarakat itu.

Jalan ini menghubungi antara tiga desa yang ada di Pulau Posek. Direncanakan, Pemprov Akan memperbaiki akses jalan ke desa-desa di daerah Lingga. Usai menyusuri jalan-jalan tersebut, Nurdin menyebutkan jalan-jalan tanah yang ada saat ini akan segera diaspal agar ekonomi masyarakat bisa lebih cepat berkembang jika transportasinya baik.

”Kami sudah melihat-lihat langsung apa-apa yang menjadi prioritas. Melihat jalan setapak itu dan ada keinginan untuk menyelesaikan dan menyambungnya,” kata Nurdin di Masjid Babul Khair, Pulau Mas Desa Posek Kabupaten Lingga, Sabtu (17/6). Nurdin ke Pulau Mas dalam rangkaian Safari Ramadan. Sejak, Kamis (15/6) Nurdin memang melaksanakan safari ke Kabupaten Lingga. Hingga kembali lagi ke Tanjungpinang, sebanyak ada delapan pulau dan sebelas masjid yang dikunjungi Nurdin.

Setelah dari Karimun, ia meninjau dan mendampingi investor untuk mewujudkan wajah baru Pulau Karimun, Nurdin menuju Pulau Senayang untuk berbuka bersama dengan masyarakat di Masjid At Taubah. Usai berbuka di Senayang, Nurdin dan rombongan menunaikan salat Isya dan Tarawih di Pulau Bakung, tepatnya di Masjid Nurul Yaqin Desa Tanjung Kelit.

Dari Tanjung Kelit, Nurdin dan rombongan kembali berlayar ke Pancor untuk menginap di sana. Di Pancor, Nurdin melaksanakan Safari Subuh di Masjid Al Fallah. Usai dari Pancor, rombongan Gubernur berlayar lagi menunaikan Sholat Jumat di Masjid At Taqwa Desa Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga. Usai Jumat, Nurdin dan rombongan melanjutkan Sholat Ashar di Masjid Al Marhammah Pulau Mepar.

Masjid Sultan Daik Lingga, menjadi temlat Nurdin melaksanakan buka bersama masyarakat dan menunaikan sholat Isya dan Taraweh berjamaah. Setelah Sholat Subuh di Surau Al Jihad Daik, Nurdin dan rombongan menuju Pulau Mas, Posek. Dari Pulau Mas, Nurdin menghabiskan sisa waktu kunjungannya di Lingga dengan bersafari saat Ashar di Majid Al Huda.

Nurdin juga melaksanakan buka bersama masyarakat di Masjid Babul Khairat. Di sini Nurdin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Yayasan Ar Raudhan Quran Center Masjid Babul Khairat. Sebelum kembali ke Tanjungpinang Sabtu malam, Nurdin menunaikah salat Isya dan Taraweh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Azzufra Dabo Singkep.

Di sini sejumlah tempat masyarakat menyampaikan permintaan untuk meningkatkan pembangunan. Selain di Pulau Posek, di Tanjung Kelit dan Penuba, Nurdin bersama Kepala Dinss PU, Abu Bakar juga menyempatkan melihat kegiatan jalan yang menjadi permintaan masyarakat.

Selain Abu Bakar, ikut serta dalam kunjungan itu Kadis ESDM Amjon, Kadis Pariwisata Buralimar, Kadis Perdagangan Burhanuddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ahmad Izhar, Kepala Badan Kesbangpol Syafri Salisman, Kepala BKPSDM Firdaus, Karo Pemerintahan Haryono, Karo Kesra Tarmidi, Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan serta Karo Perekonomian Heri Andrianto. Kepada Abu, perintah Nurdin jelas agar mulai anggaran 2018, jakan-jalan yang ditinjau diprioritaskan untuk mulai dibangun.

”Kita hadir di sini harus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat. Bantu sesuai kemampuan anggaran. Sekali hadir, harus memberi manfaat pada masyarakat,” kata Nurdin pada beberapa kesempatan di kunjungan itu. Dinas PU sendiri, dua pekan setelah Lebaran langsung menurunkan tim untuk membuat kajian dan hal-hal lain terkait pembangunan di sejumlah pulau tersebut.

Di Pulau Mas juga, permasalahan listrik segera teratasi. November ini, pengiriman mesin dan hal-hal lainnya terkait elektrifikasi juga selesai. Dinas ESDM sendiri diminta Nurdin terus mengupayakan pulau-pulau di Kepri semakin banyak terelektrifikasi. Sementara, Dinas Kelautan dan Perikanan diminta untuk menyalurkan bantuan yang bermanfaat dan berfungsi maksimal untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Di sekitar Kabupaten Lingga, Nurdin sendiri melihat prioritas-prioritas bantuan yang harus segera diberi, seperti mesin ketinting dan bubu.

”Kehadiran kita dan amanah yang diberikan kepada kita harus bisa menyenangkan orang dan membantu masyarakat meningkatkan taraf hidupnya. Tiap pulau, semakin lama harus semakin bagus,” kata Nurdin. Selain infrastruktur jalan, Nurdin juga melihat sejumlah potensi wisata di Lingga. Nurdin ingin potensi besar kepariwasataan daerah ini juga semakin berkembang. Kepada Presiden, Nurdin memang sudah meminta Lingga diberikan KEK (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here