OJK Dorong Fintech Bantu Pemulihan Ekonomi

0
148
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Nurhaida

BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri financial technology (fintech) terus memperluas keberadaannya dalam memajukan industri jasa keuangan. Fintech didorong untuk meningkatkan perannya dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida di Jakarta, saat membuka Web Seminar Virtual Innovation Day 2020 bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). “Manfaatkan keunggulan teknologinya, industri fintech. Manfaatkan peluang di masa pandemi ini untuk mendorong inklusi keuangan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara,” himbaunya.

Diakui, OJK juga berupaya mempercepat transformasi digital di sektor keuangan, mengingat kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa keuangan berbasis teknologi yang semakin tinggi. Kemudian, ada kebutuhan program pemerintah dalam membantu sektor UMKM dan sektor informal yang membutuhkan teknologi informasi.

“Terutama dalam membuka akses pembiayaan dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan kurang mampu,” jelasnya.

Baca Juga :  BI Minta Perbanyak Stasiun SPBG

Menurut dia, saat ini akses keuangan dan bantuan sosial tersedia. Sehingga, akses keuangan dan bantuan sosial tersalurkan dengan baik dari pemerintah melalui teknologi.

“Kami berharap dapat membantu para ultra mikro, UMKM dan sektor informal untuk dapat bertahan dari krisis dan bangkit kembali,” kata Nurhaida.

Pada kesempatan itu, Nurhaida juga meresmikan peluncuran roadmap digital financial innovation dan digital financial literacy (DFL). Digital Finance Innovation Roadmap and Action Plan 2020-2024 merupakan inisiatif yang dilakukan oleh OJK dalam perannya sebagai akselerator, kolabolator, dan talent promoter bagi industri fintech dalam periode 2020 – 2024.

Sementara Digital Financial Literacy merupakan kurikulum yang disiapkan oleh OJK melalui media buku, e-book, video animasi, permainan interaktif serta bentuk edukasi lainnya dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan angka literasi dan inklusi keuangan berkelanjutan. 

“Seperti yang dialami oleh seluruh dunia, terdapat ketergantungan yang besar pada fintech dan inovasi untuk bertahan dari krisis. Diharap dapat membantu mempercepat proses pemulihan ekonomi. Mengingat pentingnya inovasi keuangan digital, OJK merasa perlu memanfaatkan momentum itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Johor Memiliki Trik Tarik Wistawan Medik Kepri

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, berharap, peluncuran Digital Financial Literacy dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui teknologi informasi. 

“Kami harapkan Digital Financial Literacy bisa mendukung peningkatan pertumbuhan angka literasi dan inklusi keuangan secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam acara OJK Virtual Innovation Day 2020 juga digelar penandatanganan Nota Kesepahaman antara OJK dan The Securities Commission Malaysia (SC Malaysia). Ini merupakan kerjasama pengembangan innovation-hub, serta pertukaran informasi antar-kedua lembaga.

Seperti informasi perkembangan teknologi baru, aspek regulasi, serta tren inovasi yang sedang berkembang di antara kedua negara. Sementara perkembangan industri fintech yang berada dalam pengawasan OJK, Juni 2020 di Indonesia terdapat 158 perusahaan Peer to Peer Lending terdaftar dan atau berizin, tiga platform Equity Crowd Funding berizin.

Baca Juga :  Rp400 Miliar untuk Renovasi Bandara

Kemudian 86 penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang tercatat di OJK. 11 dari 86 penyelenggara IKD ini diantaranya merupakan anggota AFSI, yang beberapa diantaranya sedang dikaji dalam Regulatory Sandbox OJK.

Kemudian, OJK menunjuk Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) sebagai Asosiasi Penyelenggara IKD Syariah. Sebelumnya pada bulan Agustus 2019, OJK telah menunjuk AFTECH sebagai Asosiasi Penyelenggara IKD konvensional. 

“Penunjukan AFSI dan AFTECH bukan hanya sebagai wadah tempat bernaung pelaku industri fintech namun diharapkan juga berperan dalam pengawasan market conduct yang efektif,” imbuhnya.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here