Oknum ASN Otak Pelaku Perampokan di Karimun

0
931
TERKAPAR: Edi salah satu tersangka perampokan babak belur dan terkapar setelah dihajar massa. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Karimun – WARGA Teluk Air, Karimun dikejutkan aksi perampokan di rumah Isnah, Sabtu malam (18/3) sekitar pukul 18.45 WIB.

Isnah yang merupakan korban berhasil keluar rumah dan berteriak minta tolong, sehingga membuat aksi pelaku gagal dan diamankan masyarakat bersama petugas piket Koramil Karimun.

Kepala Polsek Tanjungbalai Karimun, AKP Lulix Febyantara mengatakan saat kejadian, korban Isnah tengah berada dengan anaknya M. Rian Hanapi dan keponakannya Bukhairi. Malam itu datang 3 orang laki-laki yang salah satu dari mereka, dikenali wajahnya oleh korban namun tidak tahu namanya.

Seorang pelaku mengatakan bahwa ada kiriman uang dari Singapura lewat kapal feri kepada korban. Saat itu mereka juga memaksa masuk rumah korban.

Saat masuk ke dalam rumah, pelaku mengeluarkan pisau dari dalam tas, di saat yang sama pelaku lain mengeluarkan pisau dan menyuruh menyerahkan uang milik korban.

Namun korban menolak dan saat itu kedua pelaku menutup pintu ruang tamu. Korban langsung lari keluar rumah dari pintu lain untuk meminta pertolongan ke anggota Koramil.

Posisi rumah korban tidak jauh dari Markas Koramil. Saat lari ke luar, salah seorang pelaku menarik baju korban sehingga baju korban sobek pada bagian leher kanan. Dua pelaku lainnya langsung melarikan diri.

Saat korban lari, anak korban M Rian Hanapi sempat adu fisik dan melakukan perlawan kepada satu pelaku. Warga yang melihat kejadian itu sontak membantu Rian Hanapi. Nahas, pelaku yang bernama R Edi Ahmad babak belur dihajar massa.

Polsek Tanjungbalai Karimun dan Sat Reskrim Polres Karimun bergerak cepat melakukan pengembangan. Hasil pengembangan diketahui Zul sebagai perekrut atau otak pelaku dan mendalangi aksi dan merekrut JM dan DN bersama Edi Ahmad. Mereka mengincar rumah korban karena diketahui, korban baru saja mendapat uang senilai Rp 1,2 miliar.

Zul berhasil diamankan di pelantar Pancung KPK. Ketika diperiksa ia tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here