Oktober, Rumah Dinas Ditempati

0
464
H Syahrul dan Rahma menggelar syukuranf-andri/tanjungpinang pos

Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang menggelar syukuran bersama dengan ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang, di rumah dinas Walikota di Senggarang, Senin (24/9).

SENGGARANG – Syukuran ini digelar setelah H Syahrul-Rahma di lantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, oleh Gubernur Kepri H Nurdin Basirun atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Jumat (21/9), lalu.

Sudah puluhan miliar APBD dikeruk untuk membagun rumah, namun tunjangan perumahan untuk walikota masih harus dianggarkan.

H Syahrul berjanji rumah dinas (Rumdin) WaliKota dan Wakil Walikota yang berada di Senggarang harus segera ditempat. Karena, bila tak ditempati, akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Kepri.

Rumah dinas ini dibangun masa kepemimpinan Wali Kota Hj Suryatati A Manan dan Wakilnya, H Edward Murshali. Kemudian, dilanjutkan pembangunannya di masa kepemiminan Lis Darmansyah-Syahrul.

Rumah dinas selesai tahun 2012 silam. Tahun ini, Pemko mengambil menganggarkan dana rumah dinas tersebut. Pada tahun 2015 lalu, Pemko juga menganggarkan Rp4,7 miliar. Di 2017 lalu, kembali dianggarkan Rp 1,9 miliar untuk pembuatan pagarnya.

Pantauan awak media ini, tembok rumdis Walikota Tanjungpinang sudah dicat berwarna putih. Kemudian, perlengkapan lainnya sudah tersedia di dalam rumdis. Seperti kasur, bantal, guling dan kursi masih dibungkus plastik putih, lemari pakaian, pendingin ruangan, meja kerja, meja makan, tempat tidur, lemari dapur dan masih banyak lagi.

Baca Juga :  Jalan Lorong Musala Sudah Mulus

Selain itu, akses jalan menuju rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah diaspal. Cuman, halaman rumdis masih tanah berbatuan dan belum memiliki taman. Begitu juga sudah ada kabel listrik. Juga terlihat bak penampungan air sudah tersedia. Karena, di rumah dinas tersebut belum ada aliran air bersih dari PDAM Tirta Kepri.

H Syahrul mengatakan syukuran rumah dinas salah satu bentuk komitmen dirinya dengan Rahma setelah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Untuk saat ini, Syahrul dan Rahma belum menghuni rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Alasannya, masih ada beberapa item yang belum tersedia di rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Seperti air bersih, gorden (penutup jendela), halaman belum di pavling blok dan taman.

Kalau perlengkapan lainnya sudah ada. Seperti meja kerja, lemari pakaian, kasur, meja makan, meja tamu dan masih banyak lagi. ”Kalau ada yang kurang, baru saya bawa dari rumah,” ucap dia.

Rencananya, Syahrul bersama Rahma akan menghuni rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang di awal bulan Oktober 2018 ini.

Baca Juga :  Dinas PU Mulai Bersihkan Gorong-gorong

”Mudah-mudahan awal bulan depan kita sudah bisa huni rumah dinas ini,” tegas H Syahrul setelah selesai bersalaman dengan masyarakat yang hadir di acara syukuran rumdis Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang berada di Senggarang.

Sementara itu, sesuai hasil audit BPKP Kepri, tunjangan perumahan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2017 masa jabatan H Lis Darmansyah dan H Syahrul dikembalikan ke kas daerah. Masing-masing mengembalikan sekitar Rp204 juta.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga menuturkan, atas pertimbangan rekomendasi dari BPKP Kepri, maka rumah jabatan wali kota dan wakil wali kota harus segera digunakan.

Bila tidak, maka tunjangan perumahan termasuk kebutuhan rumah tangga tidak bisa diberikan. Jika diterima maka bisa menjadi temuan.

Begitu juga dengan rumah jabatan unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang yang berada di Kampung Bugis. Sesuai instruksi paling lama 2019 mendatang harus segera digunakan.

”Kami sudah minta sejak beberapa tahun lalu agar rumah jabatan wali kota dan wakil wali kota serta unsur pimpinan DPRD diselesaikan, namun belum juga teranggarkan. Maka tahun depan melalui APBD harus menjadi fokus yang diselesaikan,” tuturnya kemarin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menuturkan, pihaknya siap menempati rumah dinas itu. Ini sebagai komitmen mendukung program pemerintahan yang sebelumnya.

Baca Juga :  335 Personel Polres Jaga Keamanan Idul Fitri

Serta tak ingin menyia-nyiakan uang negara yang sudah digunakan untuk pembangunan rumah tersebut. ”Saya dan Ayah Syahrul berkomitmen menempati rumah itu. Terkait perbaikan dan pengadaan perlengkapan akan dianggarkan bertahap,” ucapnya.

Menurutnya, meski kondisi rumah dinas belum maksimal, namun keputusan menempati menurutnya lebih tepat daripada di kemudian waktu menjadi temuan.

”Saya mau mengikuti aturan atau ketentuan saja, tidak masalah jika harus menempati rumah dinas masih kondisi perlu pembenahan,” paparnya.

Disinggung mengenai kondisi rumah dinas itu, Rahma tidak bisa membahas secara gamblang. Hanya saja, menurutnya masih perlu perbaikan agar lebih nyaman dan layak.

”Memang kondisinya perlu perbaikan karena memang sudah lama gak ditempati,” imbuhnya.

Ia berharap menempati rumah jabatan juga akan membawa dampak di kawasan Senggarang. Bila dulu kawasan itu gelap nantinya bisa terang seiring berjalannya waktu. Kemudian, perekonomian masyarakat juga bisa semakin berkembang dengan berbagai aktivitas yang dilaksanakan. Dan, ia juga sudah dekat berkantor ke kantor Wako.(DESI-ANDRI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here