Oktober Siswa SMAN 7 Tempati Gedung Baru

0
1181
MENINJAU BANGUNAN: Kadisdik Kepri, Arifin Nasir bersama jajarannya meninjau progres pembangunan SMAN 7 Tanjungpinang di Sei Carang. Direncanakan selesai Oktober mendatang. f-SUSANTO/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – KEPALA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Arifin Nasir mengatakan pertengahan Oktober 2017, bangunan Sekolah SMAN 7 Tanjungpinang yang berada di Sei Carang sudah bisa difungsikan.

Saat ini, ada 27 siswa SMAN 7 masih menumpang di SMA PGRI di Batu 6, Tanjungpinang. Setelah bangunan selesai, sisa akan pindah menempati gedung baru. ”Pertengahan Oktober seluruh siswa SMAN 7 sudah bisa pindah dibangunan sendiri,” kata Arifin Nasir, saat melakukan tinjauan langsung ke Gedung SMAN 7 Tanjungpinang, Selasa (19/9) siang kemarin.

Kondisi bangunan sudah hampir selesai, terutama di lantai satu dan dua. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memasukkan daya listrik dan air untuk menunjang aktivitas di sekolah tersebut. Nantinya ada enam ruang kelas yang langsung dapat digunakan yaitu tiga lokal di lantai satu dan tiga lainnya di lantai dua.

Bila melihat jumlah siswa yang ada saat ini, paling hanya membutuhkan satu lokal. Jadi ketersediaan lokal masih cukup sampai tahun depan, bila melakukan penerimaan siswa baru. ”Kita tinggal gesa masuknya air, bila listrik belum masul alternatifnya sekolah akan menggunakan genset dulu,” tuturnya.

Baca Juga :  Hapkido Segera Masuk Sekolah

Anggaran yang disediakan untuk pembangunan sekolah itu sekitar Rp 1,7 miliar. Rencananya di APBD 2018 akan di tambah sekitar Rp 2 miliar untuk pembangunan sarana lainnya. Seperti pagar, tempat olahraga, dan penyelesaian lokal di lantai tiga yang masih belum siap. Tahun ini, Pemprov Kepri juga mengesa pembangunan SMKN 5 Tanjungpinang di kawasan Madong, Senggarang.

Meski belum selesai, pihaknya telah menerima siswa baru yang kini menumpang belajar di SMKN 3 Tanjungpinang. Sekolah tersebut sebenarnya telah dibangun sejak tahun 2016. Hanya saja pekerjaanya sempat terhenti dan baru dilanjutkan Pemprov, karena sesuai UU No. 23 bahwa kewenangan SMA sederajat kini sudah tak berada di kabupaten-kota. Melainkan di Pemrov, kabupaten-kota kini fokus mengurusi jenjang TK, SD dan SMP.

SMK Negeri 5 ini membuka 2 program keahlian, yaitu teknik kapal niaga dan nautika kapal niaga. Teknik kapal niaga menyiapkan lulusan menjadi mengerti mesin kapal niaga. Sementara untuk nautika kapal niaga bertujuan menjadikan lulusan nakhoda kapal. Bangunan kedua sekolah ini masih tahap pekerjaan.

Baca Juga :  Jesen Raih Empat Penghargaan Sekaligus

Disinggung mengenai sepinya peminat, dikarenakan kurangnya sosialisasi dari Disdik sebelum proses penerimaan tahun ajaran siswa 2017/2018. Padahal sekolah tersebut berada di kawasan padat penduduk, yang di perkirakan akan menampung siswa-siswi lulusan dari SMP yang berada di kawasan Tanjungpinang Timur dan Kota khususnya kawasan Senggarang.

Bahkan kini, SMKN 4 Tanjungpinang kebanjiran siswa. Serta meminta ada tambahan lokal, ini membuktikan bahwa kawasan Tanjungpinang Timur masih butuh sekolah jenjang SMA dan SMK.

Terkait operasional sekolah ini, sebelumnya Disdik Kota Tanjungpinang menyabut baik. Ini artinya, daya tampung siswa akan semakin banyak. Sehingga persoalan penerimaan siswa baru bisa teratasi, karena biasanya tterjadi lonjakan dan kekurangan daya tampung.

Baca Juga :  Ujian Sistem Komputer Lebih Mudah

Hal senada disampaikan, anggota DPRD Tanjungpinang yang menyambut baik pembukaan sekolah tersebut. Seperti dituturkan, maskur Tilwahyu hanya saja tidak ada koordinasi yang dilaksanakan.

”Kurang koordinasi, bahkan saya baru tahu dari rekan-rekan media. Bila tahu dari awal pasti akan saya sosialisasikan kepada siswa dan sekolah agar memilih skeolah tersbeut,” paparnya.

Apalagi adanya SMK, ini akan sangat bagus. Memang di Tanjungpinang perlu terus menambah SMK dalam upaya mencetak siswa-siswi siap bekerja. Meski demikian, tak membatasi siswa-siswi melanjutkan pendidikan kejenjang kuliah.

”Minimal bagi siswa tak mampu untuk langsung kuliah bisa bekerja, jika sudah punya cukup uang bisa kuliah lagi nantinya,” paparnya. Hal ini pernah ia lakukan, dan ia merasa bersyukur lulusan dari SMK yang sudah memiliki skill atau kemampuan.(SUSANTO-DESI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here