Oktober, Tambahan Insentif Direalisasikan

0
363
WAKIL Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo dan Trijono menandatangani nota persetujuan Ranperda perubahan APBD 2019, disaksikan Bupati dan Sekda Bintan, kemarin.f-yendi/tanjuungpinang pos

DPRD dan Bupati Sepakati Belanja Rp1,445 Triliun

BINTANBUYU – Pimpinan DPRD Bintan bersama Bupati Bintan H Apri Sujadi, telah menandatangani nota kesepakatan persetujuan Ranperda perubahan APBD tahun anggaran 2019, Senin (19/8) kemarin. Diperkirakan, tambahan insentif bagi honorer dan imam masjid bakal direalisasikan, Oktober nanti.

Penandatanganan nota kesepakatan Ranperda APBD 2019 dalam rapat paripurna tersebut, dilakukan Wakil Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo dan Trijono, serta Bupati Bintan H Apri Sujadi. Disaksikan Sekda Bintan Adi Prihantara, Sekwan M Hendri, anggota DPRD Bintan dan sejumlah kepala OPD.

Baca Juga :  Amankan Pilkada, Kapolsek Bintim Satukan Perbedaan

M Hendri selaku Sekretaris Banggar DPRD Bintan menyebutkan, pendapatan daerah sampai akhir tahun anggaran 2019 diproyeksikan sebesar Rp1,233 triliun, atau terjadi penambahan sebesar Rp26,198 miliar dibandingkan pada APBD murni sebesar Rp1,207 triliun. Sedangkan belanja daerah, diasumsikan sebesar Rp1,445 triliun. Total belanja ini naik sekitar Rp189,84 miliar, dibandingkan APBD murni sebesar Rp1,256 triliun.

Dari total belanja itu, Rp638,818 miliar merupakan belanja tidak langsung. Sedangkan belanja langsung mencapai Rp807,034 miliar, atau hampir 60 persen. Pembiayaan ditutupi dari nilai Silpa sebesar Rp213,942 miliar. Sedangkan dana sisa dari menutup defisit sekitar Rp2 miliar itu, digunakan untuk modal penyertaan investasi.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Bintan Diganti

”Selanjutnya, Pemkab Bintan yang menyerahkan persetujuan Ranperda perubahan APBD 2019 ini, kepada Pemprov Kepri,” kata Agus Wibowo.

”Ada beberapa kegiatan yang ditambah. Seperti penambahan insentif pegawai honor dan imam serta penjaga masjid,” sambungnya.

Bupati Bintan H Apri Sujadi membenarkan, ada penambahan insentif honorer, imam dan penjaga masjid, mubalig/mubaligah dan petugas fardu kifayah. Untuk pegawai honor daerah, rata-rata naik menjadi Rp1,8 juta. Sedangkan honorer bidang kesehatan lebih besar Rp100 ribu dibandingkan pegawai honor daerah. Untuk imam dan penjaga masjid, mubalig/mubaligah sampai dengan petugas fardu kifayah, ditambah Rp100 ribu dibandingkan nilai operasional sebelumnya.

Baca Juga :  Disnaker Bintan dan BRC Bahas Pembinaan Tenaga Kerja

”Kita perkirakan, penambahan insentif ini mulai direalisasikan bulan Oktober 2019 nanti,” kata H Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here