Olahraga Tanjungpinang Ketinggalan

0
523
Tim voli Tanjungpinang saat bertanding dengan tim voli Bintan beberapa tahun lalu.

Yth DPRD Kota Tanjungpinang, harus diakui beberapa dekade Tanjungpinang sangat ketinggalan dalam hal olahraga. Walaupun belakangan ini sudah mulai ada perbaikan, namun masih terbilang lambat. Padahal Kota Tanjungpinang yang berdekatan dengan beberapa negara tetangga harus dimanfaatkan sebagai promosi olahraga melalui pertandingan persahabatan. Berbeda dengan era tahun 60 an, 70 an hingga 90 an, prestasi olahraga lumayan baik.
+6282383456524

Tanggapan :
Terima kasih untuk perhatiannya dalam bidang olahraga. Saya sendiri sedang berusaha agar menghidupkan berbagai Cabang Olaharga (Cabor) di Tanjungpinang dengan melaksanakan pertandingan.

Dengan pelaksanaan pertandingan saya yakini dapat menimbulkan minat olahraga kepada kaula muda dan juga pengembangan wisata.

Ini bukan tidak mungkin, jika Tanjungpinang mampu membuat pertandingan sedemikian rupa akan mengundang banyak peserta dari luar daerah dan bahkan luar negeri.

Di tahun 2017 ini, rencananya akan ada Wali Kota Cup dengan 13 Cabor. Kegiatan ini ditaja melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang.

Lomba pertama yang akan dilaksanakan yaitu woodball atau bola kayu yang caranya memainkannya hampir sama dengan golf. Hanya saja olahraga ini lebih murah dari segi alat-alat.

Rencananya pertandingan akan dilaksanakan 15 Mei mendatang di Hotel Bali, Tanjungpinang. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. seperti Banten, Kalimantan, Boyolali, Semarang dan Bekasi.

Bahkan tidak menutup kemungkinan juara dunia woodball yang berasal dari Indonesia akan ikut bertanding. Ini akan menjadi event menarik dan mengundang wisatawan hadir ke Tanjungpinang.

Meski olahraga woodball terbilang baru namun kini di Tanjungpinang atletnya sudah lumayan banyak. Bagi siswa-siwwi yang beninat bergabung bisa langsung ikut latihan yang rutin dilaksanakan di Lapangan Sulaiman Abdullah.

Pemko dalam hal ini tentu akan mengeluarkan biaya, katakan lah Rp 100 juta. Itu untuk persiapan sarana dan juga bahkan hadiah serta piala. Meski demikian ia meyakini akan kembali ke masyarakat dan mengeliatkan ekonomi melalui kunjungan para atlit.

Untuk itu, saya memohon doa restu dari masyarakat Tanjungpinang. Mudah-mudahan melalui berbagai perlombaan Cabor dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Bila income-nya baik tak menutup kemungkinan akan dilaksanakan setiap tahun.

Bahkan saya sekarang juga aktif membina beberapa Cabor. Ini sebagai komitmen bahwa Pemko juga memperhatikan olahraga.***

Suparno
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here