Ombak Besar, Nelayan Hilang dari Sampan

0
937
Tim sar: Tim SAR dan pihak Satpol mempersiapkan diri hendak melakukan upaya pencarian nalayan yang hilang di perairan Anambas.INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Anambas – Seorang nelayan Anambas diduga hilang ketika sedang menangkap ikan. Sampai saat ini, nelayan yang bernama Herman masih dalam pencarian.

Herman, merupakan warga Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan. Sedangkan Haris, rekan korban, yang juga jadi saksi mata berhasil kembali di dermaga. Sejumlah Kelompok nelayan yang mendapatkan laporan masih melakukan pencaharian.

Informasinya, saat itu Herman melaut berdua dengan rekan Haris. Mereka melaut menggunakan perahu ukuran sekitar 3 GT (Gross Ton). Lokasi tempat mereka menangkap ikan diperkirakan berjarak sekitar 15 mil dari pantai yakni tepatnya di area pengeboran minyak milik perusahaan.

Baca Juga :  Investor Asal Tiongkok Kunjungi Anambas

Ahmad, kakak ipar Herman, menceritakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, dari teman adik iparnya yakni Haris yang berhasil kembali ke dermaga itu menjelaskan bahwa, ia tidak tahu persis penyebab temannya itu bisa hilang.

Diakui Haris, gelombang saat itu cukup tinggi dan ia meminta tolong kepada Herman agar dapat membuang air laut yang masuk ke dalam perahu. Sedangkan Haris tetap di posisi sebagai juru mudi.

”Haris cerita dengan saya ia tidak tau persis seperti apa adik ipar saya itu bisa hilang dari kapal. Katanya, saat itu gelombang memang tinggi. Dan ia meminta tolong kepada adik ipar saya agar dapat membuang air laut yang masuk ke perahu. Ia tetap di posisi sebagai juru mudi,” kata Ahmad, abang ipar dari Herman (nelayan yang hilang) kepada wartawan sambil menangis, Kamis (30/3).

Baca Juga :  Izin Edar Beras Citra Mandiri Dipertanyakan

Lanjutnya Ahmad, ketika Haris melihat di posisi bagian belakang perahu, ia sudah tidak melihat Herman lagi. Ia langsung panik dan bergegas melepaskan kemudi perahu dan membiarkan perahu berjalan tanpa dikemudi.

Lalu kata Haris, mencari-cari di laut dengan memutar pompongnya. Namun, sahabatnya itu tidak juga ketemu. Hampir tiga jam ia berputar-putar hingga akhirnya Haris, memutuskan kembali ke dermaga, sebab minyak dan kondisi gelombang sangat tidak mendukung ketika itu.(Indra Gunawan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here