Ombak Kuat, Bongkar Muat Tetap Lancar

0
721
Pelantar: Suasana bongkat muat barang di Pelantar.F-istimewa

TANJUNGPINANG – Aktivitas bongkar muat barang barang di Pelabuhan Pelantar II masih berjalan lancar meski saat ini sudah memasuki musim angin Utara. Demikian juga suplai untuk pengiriman barang sembako ke pulau-pulau kecil terus berjalan normal pada, Kamis (14/12).

Pengiriman barang sembako dari pelantar ini berupa mie istan, beras, minyak makan, serta perlengkapan rumah tangga lainnya yang menggunakan kapal motor bertonase kecil.

Ali, seorang anak buah kapal mengatakan, kapalnya bertujuan pulau Pancur dan Senayang tetap jalan meski sudah masuk musim utara. Menurutnya, dalam sepekan jadwal kapalnya dua kali pulang pergi mengantar sembako antar pulau.

Baca Juga :  Gedung A Lima Lantai Mulai Diperbaiki

”Barang-barang sembako dimuat di Pelantar II, sudah berjalan bertahun-tahun. Ini untuk kebutuhan masyarakat di pulau-pulau,” katanya.

Bahkan, sebutnya jumlah barang yang dibawa ke pulau-pulau sepekan terakhir ini jumlahnya lebih banyak, karena masyarakat pulau berupaya untuk memiliki stok barang lantaran takut kekurangan sembalo saat ombak laut sedang kuat.

Menurutnya, untuk menghindari ombak yang besar, mereka memilih berangkat sore hari. ”Saat angin kuat di sore hari, kadang kita berangkat saat menjelang subuh,” sebutnya.

Ali juga mengharapkan agar pemerintah dapat memperbaiki dermaga Pelantar II agar aktiviats bongkar buat bisa lebih lancar dan kapal yang sandar juga bsia lebih banyak dan nyaman.

Baca Juga :  Polres Berikan Penghargaan ke Poskamling Terbaik

”Kini kondisi Pelantar II sudah tidak layak. Selain karena jumlah kapal yang makin banyak juga jumlah barang yang keluar dan masuk menjadi leih besar hingga perlu perluasan dan perbaikan,” sebutnya.

Selain itu, sambung Ali, beberapa tangga di pelantar juga tidak ada besi pembatasnya hingga yang melintas rawan tejatuh ke laut.

”Khususnya, untuk anak tangga, idealnya dilenggkapi besi untuk pegangan, agar para buruh saat mengangkut barang muatan ada pegangan. Saat ini, para buruh terpaksa menggunakan kayu papan untuk alat bantu memuat barang-barang yang berat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Pinang Masih Dikuasai Bintan

Selain itu tempat bongkar muat dermaga Pelantar II juga dijadikan turun naiknya para penumpang dengan tujuan Sei Ladi. Yanti salah satu penumpang menyebutkan, dermaga sudah kurang layak dan hingag membahayakan bagi penumpang. ”Saya sangat khawatir bila membawa anak-anak saat berada di pelabuhan. Terutama saat akan naik dan turun dari kapal,” sebutnya.

Kata Yanti, saat ini penumpang hanya bisa berpegangan pada kayu menyangga kapal. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here