Omzet Daging Sapi Segar Turun Drastis

0
515
PEMBELI saat antre membeli daging sapi segar di Pasar Puan Maimun.F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Penjualan daging sapi segar diawal Ramadan tahun ini mengalami penurunan omzet, bila dibanding pada Ramadan tahun 2017 lalu. Lesunya ekonomi, menjadi penyebab menurunnya daya beli.

KARIMUN – ”Dulu awal Ramadan kami bisa memotong 3 ekor sapi. Di hari pertama pada pukul 08.00 WIB daging sudah ludes terjual, bahkan pembeli jauh hari sudah memesan daging 3 hari sebelumnya. Tahun ini sampai pukul 08.00 Wib, satu ekor belum terjual habis,” kata Ujang, pedagang daging sapi di Pasar Puan Maimun.

Sepinya pembeli, membuat ia mengurungkan niat memotong sapi. Ia memilih menghabiskan daging sapi yang sudah terpotong, setelah habis baru kemudian memotong kembali. Jauh hari daging sapi per kilogram di Karimun di kisaran Rp140 sampai Rp150 ribu rupiah. Tidak ada perubahan harga daging sapi segar dan daging kotak Rp90 Ribu per kilogram.

Baca Juga :  Rafiq Prioritaskan Air Bersih di Moro

Sebelumnya, pengunjung pasar mengeluhkan akan kesulitan mendapat daging ayam potong. Karena sehari sebelum Ramadan, pasokan daging ayam potong menurun dan akibatnya harga naik dari Rp35 Ribu per kilogram menjadi Rp37 Ribu.

”Kemarin ia, pasokan ayam kurang sehingga harganya sempat naik. Peternak memilih mengeluarkan ayam saat awal Ramadhan seperti saat ini,” kata Uda, pedagang daging ayam.

Ia menyebutkan, harga sudah kembali normal pada Rp35 ribu perkilogram dan pasokan daging sudah lancar. Tambah dia. Peternak saat ini sudah mampu membaca pasar. Memilih waktu yang tepat mengeluarkan ayam dan menahan ayam. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here