Omzet Pedagang Sedikit

0
501
Kendaraan roda empat milik warga parkir di Pasar Jalan Merdeka.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dulunya kawasan Kota Lama merupakan pusat perbelanjaan bagi masyarakat Tanjungpinang, hampir semua jenis barang bisa ditemukan di sana.

Kini sudah banyak toko tutup, karena mengaku omzet setiap bulannya berkurang dari tiga tahun lalu.

Hal itu seperti diungkapkan salah satu pemilik toko di kawasan Bestari Mall Tanjungpinang, Lina. Bahkan dalam sehari, toko pakaiannya belum tentu didatangi pembeli.

Dicontohkannya, seperti Senin sampai Jumat belum tentu ada satu pakaian yang terjual. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu, masih ada pengunjung tetapi juga belum tentu ada yang laku.

Baca Juga :  Pemko Tandatangani MoU HKI dengan Kemenkumham Kepri

”Kalau satu hari ada baju yang terjual saja sudah syukur, kadang yang datang aja belum tentu ada,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Untuk menarik para pembeli dihari-hari biasa di tokonya sering mengadakan diskon.

”Awal bulan biasanya ada diskon pakaian dengan harga murah, seperti beli dua baju dapat satu baju,” tuturnya.

Bahkan untuk celana pihaknya menjual Rp100 ribu dan baju ada yang diobral Rp50 ribu per peses.

Pedagang barang kebutuhan rumah tangga, mengaku pendapatan juga menurun hanya saja tidak begitu drastis. Hal ini dikarenakan, masyarakat masih datang untuk membeli.

Baca Juga :  Pedagang Tolak Bazar Imlek di Jalan Teuku Umar

Seperti pada toko Pirma yang dimilik Asun menyebutkan, ditokonya menjual berbagai jenis kebutuhan rumah tangga, setiap harinya masih ada para calon pembeli yang berbelanja ditokonya.

”Ada saja yang berbelanja di toko, kita jual hampir lengkap semuanya ada,” jelasnya.

Asun menyebutkan, untuk pendapatan per bulan tergantung dari barang dagangan yang laku, namun menurutnya masih menutupi untuk membayar gaji karyawan. ”Karyawan ada dua, satu pelayan toko dan satu lagi tukang angkut barang dari gudang ke toko,” ujarnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here