Ongkos Motor di Roro Tak Gratis lagi

0
350

ANAMBAS – KAPAL Roro yang melayani rute Desa Siantan Tengah-Kampung Baru kecamatan Palmatak kini tidak digratiskan lagi. Sehingga, kini telah ada pungutan retribusi Rp 3 ribu untuk motor dan sekitar Rp 5 ribuan untuk mobil.

Pungutan retribusi ini sudah mulai diberlakukan sejak, Rabu (1/11). ”Yang mengatur itu Perda retribusi. Nanti uang itu langsung masuk daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setelah jadi PAD, uang itu bisa jadi biaya operasional seperti biaya perawatan atau gaji petugas,” ungkap Nurman, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas, kemarin.

Untuk pelayanan tetap sama seperti sebelumnya, yakni dalam satu hari roro beroperasi dari pagi sampai malam. ”Roro beroperasi dari jam 06.00 WIB sampai jam 22.00 WIB. Dalam 16 jam itu, Kapal Roro berlayar selama 10 kali PP,” ungkap Nurman.

Meski dalam jadwal hanya sampai pukul 22.00 WIB saja, tetapi jika ada kondisi darurat kapal Roro bisa juga beroperasi di atas jam yang telah ditentukan. ”Kalau ada emergency, Roro bisa juga beroperasi meski lebih dari pukul 22.00 WIB. Karena tenaga kerjanya dibagi menjadi tiga shift, sehingga khusus untuk shift tiga bisa melayani masyarakat saat ada kondisi darurat,” terangnya.

Sementara itu Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal mengatakan, jika masyarakatnya tetap mendukung apapun bentuk pungutan retribusi asalkan Roro tersebut tetap beroperasi normal seperti biasa.

”Masyarakat tidak pernah mengeluhkan besarnya pungutan itu. Justru masyarakat justru berterima kasih kepada Pemda karena kapal Roro beroperasi. Dengan adanya roro tersebut, warga bisa lebih mudah menjangkau tempat lain dengan menggunakan jalur darat,” sebut Herry Fakhrizal.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here