Ongkos Naik, Izin Trayek Dicabut

0
703
TINJAU: Usai mengadakan rapat persiapan transportasi Lebaran, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau pembangunan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, kemarin. f-martunas/tanjungpinang pos

Gubernur Rapat Persiapan Angkutan Lebaran 2017 

Izin trayek dicabut. Inilah tindakan tegas apabila menaikkan harga tiket angkutan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran nanti.

TANJUNGPINANG – PENEGASAN ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Kepri, Kolonel Jamhur Ismail usai mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran, Kamis (8/6).

”Ada beberapa poin penting yang menjadi pembahasan kita saat rapat tadi. Salah satunya tidak boleh ada kenaikan harga tiket. Izinnya akan kita cabut,” tegasnya.

Kemudian, kapal juga tidak diperbolehkan rute dari yang ditetapkan atau melayani yang bukan rutenya selama ini. Sebab, hal itu bisa membuat kacau angkutan.

Hal penting lainnya adalah, kapal tidak boleh naik dok H-15 hingga H+15 lebaran. Sebab, semua kapal sudah harus siap pakai.
Rapat tersebut dipimpin Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di Kantor KSOP di Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang.

Hadir sejumlah pejabat KSOP se-Kepri termasuk para kepala Dinas Perhubungan dan GM PT Pelindo I Tanjungpinang, I Wayan Suryawan. Gubernur mengatakan, antara penumpang dan barang sama-sama prioritas untuk dibawa. Karena itu, jangan sampai ada penumpang atau barang yang ketinggalan. Pengelola pelabuhan harus mempersiapkan kondisi pelabuhan dari berbagai sisi. Jalan masuk pelabuhan hingga kondisi parkir di pelabuhan itu.

Baca Juga :  Menteri Kominfo akan Buka Rakernas SMSI

Misalnya, pengangkutan barang sudah harus diperhitungkan waktunya dari awal masuk. Karena pengangkutan barang yang lama akan mempengaruhi lamanya perjalanan. Otomatis jadwal bisa amburadul.

Gubernur juga menegaskan agar pengelola pelabuhan memperhatikan kondisi kapal, nakhoda, ABK, termasuk kondisi ponton, dermaga dan pelantar (trestle) pelabuhan itu sendiri. Perlu juga dijaga jarak antara kapal yang sandar dengan ponton. Sebab, kita besi dengan besi sering bergesekan, akan mempengaruhi kekuatan ponton itu sendiri.

Saat itu, masing-masing perwakilan KSOP yang hadir melaporkan kondisinya di daerahnya masing-masing. Yang paling banyak dibahas saat itu adalah kondisi kapal roro. Penumpang kapal roro ini cukup padat saat lebaran terutama di untuk daerah Karimun. Banyak warga yang mudik ke Karimun dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Investasi Rp 3,5 Triliun Masuk ke Bintan

Di Tanjungpinang, penumpang yang mudik naik roro dari pelabuhan roro Dompak cukup tinggi. Bahkan, lebih tinggi dari Batam. Hal itu dikarenakan dari Batam masih banyak kapal feri ke Karimun.
Namun, rute roro Tanjungpinang-Karimun hanya sekali satu minggu. Karena itu, perlu dipikirkan solusinya. Kemudian, di Tanjungbatu, arus penumpangnya cukup tinggi sesuai pengalaman tahun lalu.

”Tahun 2016, kita nomor tujuh terpadat di Indonesia. Tahun ini, perkiraan kita masih padat juga. Ada lima pelabuhan yang di bawah pengawasan kita,” ujar salah satu manajemen KSOP Tanjungbatu dalam rapat itu.

Saat itu, sudah ada berbagai solusi untuk mengatasi meningkatnya arus penumpang dan barang terutama di daerah Karimun yang kerap membeludak penumpangnya.

Baca Juga :  KEK Harus Terbangun Tiga Tahun

Usai menggelar rapat hingga tiga jam, Gubernur didampingi sejumlah pejabat KSOP dan I Wayan meninjau Pelabuhan Sri Bintan Pura. Gubernur sempat berbincang dengan kapten kapal feri antarpulau. Kepada kapten tersebut, gubernur meminta agar selalu hati-hati di laut.

Kemudian, Gubernur juga meninjau pelabuhan terutama untuk penumpang internasional. Setelah itu, Nurdin mengecek kondisi ponton di Pelabuhan penumpang internasional. Nampak gubernur melihat hingga ke tiang bagian bawah. Ia juga melihat besi tambatan kapal. ”Ini baru ganti semua ya. Nampaknya baru,” kata Nurdin kepada I Wayan.

Setelah itu, Gubernur meninjau pembangunan gedung terminal pelabuhan. Di lokasi pembangunan, Nurdin lebih banyak mendengar penjelasan dari I Wayan.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here