OPD Saling Tolak Bangun Batu Miring di Lokasi Bauksit

0
634
ALAT berat pengeruk tanah bercampur bauksit, beroperasi di sekitar kegiatan pembangunan batu miring SDN 02 Teluk Bintan, di sela sidak dewan Bintan, Selasa (6/2) lalu. f-ISTIMEWA

Disdik Nyatakan Tak Keluarkan SPK

BINTAN – ORAGANISASI Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan saling menolak, disebut sebagai pelaksana pembangunan batu miring, pagar dan paving blok di lokasi tambang bauksit, sekitar SDN 02 Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan. Padahal, di lokasi kegiatan pembangunan itu, terdapat alat berat yang mengeruk bijih bauksit.

”Kita tahu, siapa sebenarnya yang punya kegiatan itu. OPD kayaknya saling tolak. Mungkin karena ada aktivitas pengerukan bauksit itu. Saya berharap, masalah pengerukan bauksit di lokasi SDN 02 ini diusut. Kami sudah sidak ke lokasi, ada aktivitasnya,” kata Agus Wibowo, saat memberikan keterangan resmi, Rabu (7/2) kemarin.

Camat Teluk Bintan Assun Ani mengatakan, awal pembangunan proyek tersebut tidak ada koordinasi dengan pihaknya. Namun baru saja pihaknya mengontak Kepsek SDN 02, untuk mengklarifikasi hal tersebut.

”Tadi kata kepala sekolahnya, proyek tersebut merupakan aspirasi dari anggota DPRD Bintan. Namun, karen alasan keselamatan siswa, proyek tersebut dipercepat pembangunannya,” katanya Assun.

”Namun saat Musrenbang, itu proyek Disdik,” tambahnya.

Ia menjelaskan, proyek tersebut meliputi pembangunan batu miring, pagar dan paving blok. Sementara, Tamsir Kepala Dinas Pendidikan Bintan mengatakan, pembangunan proyek di SDN 02 itu di luar sepengetahuan pihaknya. Bahkan ia sudah mengecek ke Kabid dan PPTK nya, belum ada SPK yang dikeluarkan untuk pengerjaan proyek tersebut.

”Kami juga bingung ini proyek siapa, karena kami belum tahu. Memang pembangunan tersebut usulan dari kami, sesuai Musrenbang. Namun pengerjaannya belum ada,” jelasnya.

Tamsir berjanji akan segera melakukan kroscek terhadap pembangunan tersebut. Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Juni Rianto juga mengatakan, kegiatan pembangunan batu miring di SDN 02 Teluk Bintan itu, bukan kegiatan PUPR. ”Itu bukan punya dinas kami,” jawabnya singkat.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Bintan Hery Wahyu belum memberikan keterangan. Saat dihubungi, tidak ada nada jawaban. Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Bintan Daeng M Yatir mengatakan, tanah kerukan itu seperti timbunan dalam kegiatan pembangunan batu miring.

”Kalau itu tambang bauksit, harus ada izin angkutnya. Saat sidak, itu kan tidak ada. Tak bisa dibawa bijih bauksitnya,” kata Yatir singkat, usai sidak, Selasa (6/2) lalu.(JENDARAS-YENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here