Operasional SWRO Butuh Biaya Besar

0
572
GEDUNG SWRO: Inilah gedung SWRO di Batu Hitam, Tanjungpinang f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Tanjungpinang, Rudi Chua menuturkan, hasil hitungan konsultan dari PU, untuk mengoperasional SWRO di Batu Hitam butuh anggaran yang besar. Pembiayaan penggunaan listrik, pemeliharaan dan perbaikan mesin serta alat-alat pendukung lainnya.

”Tapi ini masih sebatas teori yah, praktiknya belum kita tahu karena belum pernah dioperasionalkan. Bahkan di Indonesia ini menjadi proyek satu-satunya sehingga tidak ada pembadingnya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (2/11).

Diperkirakan biaya beban listriknya saja sekitar Rp 100 juta per bulan. Ini belum dengan daya yang digunakan. Tapi listrik yang terpasang kini baru setengah dari kebutuhan. Ini artinya, biaya bebanya akan lebih murah.

Baca Juga :  Tak Rekam KTP-el, NIK Bakal Diblokir

Kapasitas SWRO yaitu 50 liter per detik untuk melayani 5.000 pelanggan. Kini yang terpasang baru sekitar 2.800 sambungan. Ia mengapresiasi langkah Pemko Tanjungpinang mengambil alih operasional SWRO. Hanya saja hingga kini belum dioporasionalkan terkendala beberapa hal.

Diantaranya struktur kepengursan UPTD SPAM yang belum dilantik. Serta alokasi anggaran yang belum dialokasikan di APBD Murni ini. Sampai kini biaya perbaikan sambungan selang yang rusak serta lainnya masih berada di PU Provinsi Kepri.

Untuk itu, ia menyarankan Pemko Tanjungpinang mengalokaiskan biaya operasional SWRO di APBD Perubahan tahun ini, minimal untuk satu bulan terakhir di Desember mendatang. ”November belum bisa dijalankan karena APBD P belum disahkah sampai kini, jadi minimal untuk Desmeber mendatang bisa. Ini perlu agar mengetahui berapa biaya yang diperbulan untuk melayani 2.800 sambungan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Deklarasi Janji Kerja dan Anti Korupsi

”Saya fikir dibawah Rp 500 juta biaya operasional satu bulan itu. Kita juga tidak akan tahu kalau belum mencoba. Bisa jadi dibawah itu,” paparnya. Jika sudah mengetahui secara pasti, baru kedepannya bisa mengambil langkah, apakah pengoperasian SWRO bisa disubsidi pusat atau lainnya.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here