Orang Tua Atlet Desak Pemko Cairkan Bonus Porprov

0
246
Dokter memeriksa cedera hidung salah satu atlet pencaksilat yang berlaga partai final di Porprov, November 2018 lalu. f-abas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Orang tua atlet yang meraih medali, baik emas, perak dan perunggu di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), November 2018, mendesak agar Pemko Tanjungpinang mencairkan dana bonus atlet.

Karena, hingga kemarin, bonus atlet yang dijanjikan oleh pemerintah atau KONI Tanjungpinang belum juga di cairkan. Padahal, atlet ada yang berdarah-darah untuk mempertahankan dan merebut medali, demi nama baik daerah.

Prestasi atlet Tanjungpinang di Porprov kemarin cukup gemilang dan prestasi. Mampu keluar sebagai juara kedua atau bisa memperbaiki peringkat dibandingkan Porprov sebelumnya tahun 2014 di Karimun, saat itu Tanjungpinang menempati posisi ketiga.

Porprov kemarin, Tanjungpinang berada posisi kedua dengan meraih 69 medali emas, 66 medali perak dan 72 medali perunggu.

Juara umum diraih 77 medali emas, 70 medali perak dan 63 medali perunggu. Karimun di posisi ketiga dengan 53 medali emas, 45 medali perak dan 44 medali perunggu.

Kabupaten Bintan menyusul di posisi ke 4.
Bintan mengantungi 25 medali emas, 32 medali perak dan 50 medali perunggu.
Disusul kemudian Kabupaten Natuna. Natuna membawa pulang 13 medali emas, 13 medali perak dan 27 medali perunggu.
Kabupaten Lingga pada posisi ke 6 dengan koleksi 9 medali emas, 19 medali perak dan 30 medali perunggu.
Kabupaten Kepulauan Anambas membawa pulang 3 medali emas, 4 medali perak dan 7 medali perunggu.

Fahmi, salah satu orang tua atlet, anaknya meraih medali emas , perak dan perunggu di cabang tenis meja sangat mengharapkan agar pemerintah segera mencairkan dana bonus. Sesuai janji pemerintah untuk medali emas akan dihargai Rp3 juta, perak Rp2 juta, dan perunggu Rp1 juta.

”Bonus itu sangat berharga bagi atlet. Dan, sangat dibutuhkan para atlet, terutama yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa,” ujarnya, kemarin.

Atlet menuntut segera dicairkan bonus, karena dana tersebut ada yang akan digunakan untuk biaya masuk perguruan tinggi, ada yang digunakan untuk membeli buku, untuk biaya untuk latihan lagi.

”Saya dapat informasi dari kawan-kawan, anggaranya sudah ada, kenapa belum dicairkan. Kita harapkan agar segera dicairkan agar atlet kita tetap semangat untuk latihan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang Djasman mengatakan dana untuk bonus atlet sudah dianggarkan oleh pemerintah di APBD murni 2019. Dan, sudah siap dicairkan. Namun, karena bonus atlet merupakan dana hibah ke KONI Tanjungpinang, hingga saat ini belum bisa dihibahkan. Karena sebelumnya pengurus KONI vakum. Pengurus lama masa kepengurusannya sudah berakhir. Dan, baru Minggu (7/4), KONI sudah membentuk pengurus baru, melalui Muskot KONI.

”Sekarang tergantung pengurus KONI yang baru. Kapan mereka dilantik dan terima SK, kemudian baru bisa dihibahkan,” ujarnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here