Orangtua Tolak Imunisasi MR

0
58
Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri Tjetjep Yudiana meninjau imunisasi vaksin rubella. f-istimewa

LINGGA – Sejumlah orangtua anak, masih menolak penerapan imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Lingga karena status halal.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Lingga, terus berupaya melaksanakan imunisasi MR ke seluruh anak di Kabupaten Lingga.

Pihak DKPPKB berharap, orangtua yang memiliki anak tidak perlu khawatir atas status halal imunisasi MR.

Sebab, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengambil keputusan memperbolehkan pemberian vaksin MR.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di DKPPKB Lingga, Maliana.

”Imunisasi MR ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan, yang dimulai sejak 1 Agustus kemarin. Sejauh ini, masih ada orangtua yang menolak anaknya disuntik vaksin MR,” kata Maliana, kemarin.

Ia juga menjelaskan, imunisasi MR sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh anak. Sehingga, terhindar dari bahaya salah satunya penyakit campak.

Adanya penolakan orangtua terkait imunisasi MR tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali. Evaluasi yang dimaksud, apakah akan terus dilakukan sosialisasi kembali atau tidak.

”Kekebalan komunitas ini bukan tanggung jawab pihak kesehatan. Pada dasarnya kami hanya provider jasa, kesehatan itu untuk diri sendiri,” imbuhnya.

Berdasarkan data, persentase pelaksanaan imunisasi MR di Lingga baru terlaksana 32,74 persen. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here